nhk

MotoGP Jerman 2016 Jelang: Ibu ‘Jantungan’ Dari Aksi Jack Miller, Disebut Pembalap ‘Idiot’

 

ManiakMotor – Di podium GP Belanda 2016, Jack Miller sempat menangis. Saat sama di kota kecil Townsville, Australia, pukul 04.00 subuh waktu setempat, seorang ibu juga berurai air mata saat begadang di depan televisi.

Ia adalah Sonya, ibu yang melahirkan si Jack, ibu yang dengan tulus melepas anaknya merantau ke Eropa dalam usia 14 tahun guna belajar balap. So ibu ini juga dalam 18 bulan terakhir menderita, sang anak banyak dicemooh (termasuk dengan kata idiot). Ya, Jack memang banyak dikritik saat menyetujui perjudian Honda yang memasangnya langsung dari Moto3 ke MotoGP pada akhir musim 2014.

Di Australia sendiri banyak yang mengkritik hal itu dan dianggap justru merusak talenta hebat dalam dirinya. “Sekarang ia beri bukti, bukan pembalap idiot. Ia pembalap bertalenta, dan itu yang terpenting saat ini,” ujar Sonya lewat percakapan telepon dengan FoxSport. Ya, mana ada sih ibu yang tega anaknya dikata-katai idiot!

Pada subuh itu Sonya menonton tv sendirian. Suaminya, Peter Miller, yang pastinya bokapnya Jack hehehe… sedang bepergian ke sebuah negara Asia. Ia mengaku sport jantung melihat aksi si anak dalam race part two di Assen. Kedua tangannya terkatup kuat, mengucap doa-doa agar anaknya tidak ikut jatuh.

Terlebih karena Jack sebelumnya dua kali terjungkal di sesi FP. “Saat di urutan kedua di belakang Marc, saya sudah sangat bahagia dan berharap terus sampai finish. Saya teriak sendiri, ‘jangan…jangan…jangan!’ saat Jack kelihatan ingin menyalip Marc. Please no, apa yang kamu lakukan? Saya benar-benar gugup,” imbuh Sonya.

Ia percaya sang anak punya skill khusus mengatasi trek basah, tak lain karena basisnya yang terbentuk sejak umur 8 tahun di kejuaraan motocross dan dirt bike. Itu dibuktikan Jack tak lama setelah merantau ke Eropa pada 2011. Remaja kelahiran 19 Januari 1995 itu ikut berlaga di kancah nasional Moto3 Jerman pada 2012 yang berlangsung wet race. Dengan spek motor yang kalah canggih dengan pesaing, riding style-nya menjadi perbedaan dan tampil juara.

Momen itu membuat tim Italia Forward Racing merekrutnya masuk kejurdun Moto3 pada 2013. Setahun kemudian, Jack mampu bersaing berebut gelar 2014 melawan Alex Marquez. Meski gagal jurdun dan hanya runner up, HRC yakin menggiring Jack langsung ke MotoGP pada musim 2015. Terobosan yang amat kontroversial, dan itu tadi, banyak yang bilang Jack idiot karena menerima tantangan. “Sebagai ibu, saya bahagia. Kemenangan ini tak menjadikannya juara dunia dalam waktu dekat, tapi kini kepercayaan dirinya pasti bertambah. Itu yang terpenting,” ucap Sonya.

Di Australia sendiri, kemenangan Miller disambut media dengan headline bertubi-tubi. Maklum, negeri ini butuh pahlawan baru selepas era Mick Doohan dan Casey Stoner di kelas para raja. Untuk itu, doa Sonya pastilah selalu tercurah untuknya. Dan semoga di Jerman juga hujan.  Andro

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Stoner Ngaspal Lagi di Misano, Lanjut WDW

MotoGP Jerman 2016 Jelang: Rossi Bilang Sendiri Bodoh di Assen, Lupa Diri

MotoGP 2016: Tahun Depan Pemakaian Sayap Dilarang, Kacian Lorenzo Dong!

MotoGP Assen 2016 Pasca Race: Lorenzo Menyindir Rossi Soal Point

MotoGP Assen 2016 Pasca Race: Lorenzo Menyindir Rossi Soal Point

BAGIKAN