nhk

MotoGP; Kata Burgess; Rossi Berjudi Melepasnya Untuk MotoGP 2014

 

ManiakMotor – Jeremy Burgess masih konsistem bercerita. Pada 2009 usai Rossi memenangi juara saat itu, ia sudah mematok karir The Doctor cukup lima tahun ke depan, karena prediksi usia. Saat itu pun dengan catatan, jika Rossi sehat-sehat saja alias tidak terjadi cidera dan trauma. Tetapi dalam perjalanannya, hal yang dibicarakan Burgess itu benar-benar terjadi saat Rossi patah di Mugello dan trauma dengan insiden Marco Simoncelli.

Baru lalu, Burgess curhat perpisahannya dengan Rossi selama 14 tahun berdampingan, bunyi yang sama namun beda topik. Menurut Opa dari Oztrali ini, gen di negaranya, olahraga yang butuh fisik dan kecepatan otak, umur 30 tahun ke atas sudah sangat riskan.  Apalagi balap motor yang butuh kekayaan gerak, pasti ada yang berkurang. “Valentino saat ini sudah 34 tahun, Valentino sedang mencoba di luar jangkauannya,” jelas Burgess bukan dalam arti mengecilkan usaha The Doctor.

Burgess sudah menduga ia akan digeser, karena berkaca pada atlet-atlet elit dunia yang di ujung karir mereka mengganti orang-orang terdekat. Tentu diiawali merosotnya kemampuan si atlet. Waduh, ini mah sama dengan prediksi portal ini, tapi semoga yang dilakukan Rossi, bukal soal kepanikan untuk mengembalikkan kejayaannya. Tapi ini Opa Burgees yang bicara.

 Si Opa mencontohkan Andre Agassi, petenis kesohor yang mengganti pelatihnya setelah empat tahun juga nggak berkutik. “Valentino coba lakukan perubahan itu dan ia tahu risikonya besar.  Dia berjudi, tapi itu harus dilakukan Valentino. Saya harus menghormatinya,” beber Burgess yang juga masih bercerita betapa sulitnya menyesuaikan set-up M1 saat ini, lantaran banyak terjadi perbedaan pada konsep elektronik, terutama  traksi kontrol.

Burgess juga seperti terheran-heran di sisi lain Jorge Lorenzo bisa membawa M1-nya dengan mulus, sementara pada Rossi sulit terjadi. Bahkan dia bercerita soal perbedaan kualifikasi yang membuat Rossi selalu tertinggal 0.3 sampai 0,4 detik. Padahal katanya, tidak ada yang istimewa pada motor Lorenzo saat melakukan sesi QTT tersebut. Pernyataan ini seolah-olah ‘meragukan’ kecepatan Rossi. Nah, lo…  

Inti cerita ‘curhat’ Burgess dengan portal berbahasa Prancis itu, ia tahu langkah-langkah Rossi sampai menggantinya. Dari Opa Burgess  juga ketahuan, mereka berusaha memakai data M1 2010 pada M1 2013. Ternyata banyak yang tidak sesuai oleh perkembangan gaya Rossi dan teknologi saat mereka tinggalkan ke Ducati.

Ketahuan juga di dalam hati Burgess dengan kecepatan motor sekarang dan umur Rossi – kira-kiranya walau tidak diakui terus terang oleh Burgess – gerakkan Rossi sudah melambat. Bahkan di sana ada kata nyaman, yang elmu kira-kira sebaiknya Rossi pensiun untuk menikmati juaranya yang panjang ketimbang… “Bukan itu maksudnya, namanya balap motor, selalu ada bahaya di sana. Barry Sheene mengatakan, semakin banyak berkecimpung, kemungkinan terlibatbat kecelakaan semakin besar,” pungkas Burgess.

Begitu curhatnya.  Ito

BACA JUGA

Motor Baru 2014; Yamaha R25 (R250); 2 Silinder Digeber Rossi, Sudah Ada Tuh!

MotoGP 2014: Sama-Sama Gelantungan, Marquez vs Pol Espargaro?

MotoGP 2014; Rossi Ganti Burgess, Dua Mekanik Lorenzo Mengundurkan Diri

MotoGP 2014: Crutchlow Bisa-lah Melawan, ‘Spek-nya’ Pas Untuk Ducati

BAGIKAN