nhk

MotoGP: Kevin Schwantz Tidak Yakin Vinales Akan Cocok Di Aprillia! Masalah Mental Bukan Motor!

Maniakmotor – Kevin Schwants terkenal menjadi pembalap yang sangat setia pada masa karirnya. Ia bertahan bersama motor Suzuki di kejuaraan GP500 selama hampir 10 tahun. Dan ia tidak pernah berpikir untuk ‘kabur’ dari Suzuki, yang saat itu terkenal kurang kompetitif.

Karena itu, mantan pembalap asal Texas tersebut tidak perlu berpikir banyak dalam mengomentari perpindahan Vinales dari Yamaha. Rekan-rekan wartawan di Amerika Serikat mewawancarai Kevin yang pastinya memiliki sudut pandang tajam mengenai topik ini.

Menurutnya, sangat luar biasa bagaimana performa Vinales dapat berubah dalam waktu seminggu, “Finish di posisi terakhir di Sachsenring, padahal Fabio bisa finish ketiga. Lalu finish kedua di Assen, dan hanya dikalahkan oleh Fabio. Yang pasti kita tahu bahwa dua pembalap Yamaha ini lebih cepat di sirkuit Assen,” Buka Schwantz kepada para wartawan.

Lalu Shwantz mulai mengemukakan keanehan dalam fenomena tersebut, “Tapi performa motor balap tidak mungkin dapat tertinggal jauh, dan dalam beberapa hari kemudian menjadi sangat kompetitif. Itu dibuktikan Quartararo yang finish ketiga pada Sachsenring dan finish pertama di Assen.” Tambah Schwantz mempertanyakan.

Schwantz masih dapat memaklumi bila seseorang turun beberapa posisi dari biasanya. Misalnya 3 atau 4 posisi dari biasanya. Tapi tidak mungkin bila performanya turun lebih dari 20 posisi, kecuali jatuh, hehe.

Dengan begitu, Schwantz memiliki konklusi alias kesimpulan sendiri apa yang jadi problem utamanya di sini, “Tidak cukup hanya menjadi pembalap baik di MotoGP, anda juga harus kuat di kepala (mental) anda. Bila anda sedih karena pembalap di pit sebelah anda selalu mendapatkan juara, anda tetap harus fokus kepada pekerjaan anda. Yang hanya kita dapat lakukan adalah memberikan yang terbaik.” Tambah Schwantz mencontohkan karirnya yang juga selalu naik turun bersama Suzuki.

Schwantz sendiri tidak yakin Vinales akan senang bila berada di Aprilia, “Memang benar Aleix Espargaro berkata bahwa Aprilia sudah dekat ditingkat teratas. Tapi ia sendiri hanya bisa buktikan omongannya itu dengan finish di posisi kedelapan. Yang tentu masih sangat jauh dari posisi juara”, tutup Scwantz.

Raider

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353