nhk

MotoGP: LCR Honda Incar Rider Asia Tenggara, Siapkah Indonesia?

ManiakMotor – Pertumbuhan pesat balap motor Asia Tenggara membuat Lucio Cechhinello tergoda untuk tambah pembalap di musim 2014. Team owner LCR Honda itu siapkan satu motor untuk kawasan ini. Dan yang diincar adalah pembalap one make race Honda CBR250 yang dilombakan di Asia Dream Cup (ADC).

Indonesia, Malaysia, dan Thailand bukan lagi sekadar penyumbang penonton besar MotoGP. Belakangan ketiga negara ini juga mengirimkan para pembalap dan sponsornya ke kancah balap dunia itu. Musim ini misalnya, Malaysia punya rider di Moto3, sementara Indonesia mengirimkan Rafid Topan dan Doni Tata Pradita di Moto2, begitupun Thailand dengan seorang pembalap di Moto2.

Bicara Asia, kini tak lagi hanya fokus ke Jepang seperti selama ini. “Faktanya perkembangan balap di Asia Tenggara memang tumbuh pesat. Sangat terbuka kemungkinan LCR Honda merekrut pembalap dari kawasan ini. Tentu jika kami dapatkan pembalap lokal yang mumpuni dan sponsor yang memadai,”  kata Cecchinello yang saat ini hanya punya Stefan Bradl di LCR Honda MotoGP.

Ia mengingatkan perlu starategi matang untuk program itu karena Honda Jepang pun kini punya program khusus untuk melambungkan para pembalap Asia. Ya itu tadi, kompetisi ADC yang lombanganya bersamaan dengan ARRC. Tahun lalu, Astra Honda Motor mengirim Denny Triyugo dan Iswandi Muis ke sana. Sampai sekarang masih berlangsung seleksi untuk wild card  ke Moto3 yang tinggal diikuti Denny. Tahun ini AHM mengirim pembalap yang usianya lebih muda lagi, yakni Dwi Satria dan Gerry Salim ke ADC.

Selain itu Honda juga memberikan sokongan penuh pada Idemitsu Honda Team Asia besutan mantan pembalap MotoGP Tadayuki Okada. Tim Moto2 ini memang dibentuk untuk menjembatani rider Asia ke MotoGP terutama mereka yang berprestasi dari ARRC dan ADC. “Jadi, untuk musim ini kami fokus saja dulu untuk mencapai target 5 Besar buat Bradl di akhir kompetisi sembari mengamati kemungkinan tambah pembalap di musim berikutnya. Yang jelas kami tertarik dengan pembalap Asia Tenggara,” tambah mantan pembalap Italia di kelas GP 500 cc itu.

Bila target Cecchinello untuk 2014, sepertinya belum ada pembalap Malaysia, Indonesia, maupun Thailand yang siap tempur. Program Topan dan Doni Tata barulah pembelajaran sampai musim depan. Sedang peluang Denny, Satria dan  Gerry masih perlu pembuktian.

Karena itu tunda saja programnya Bung Cecchinello! Jangan 2014, tapi 2015 atau 2016 saja dan itu pun kalau ada yang sudah siap dari negeri ini. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Masih Kurang Kencang, Marquez Ingin Maksimalkan Tes Austin dan Jerez

MotoGP 2013: Rossi-Lorenzo Tetap Bersaing, Luar dan Dalam Sirkuit

MotoGP 2013: Jelang Duel RC213V vs YZR-M1 di Texas, Sama-Sama Bermasalah, Rossi Dibekali 2 Motor Baru

MotoGP 2013: Lorenzo – Rossi Tunggu-Tunggu Girboks SSG

MotoGP 2013: Finish 1-2 di Sepang, Honda Belum Tenang

BAGIKAN