nhk

MotoGP: Macam Mana Model Permainan Rossi 2016, Umurnya Sudah 37 Tahun, Loh

 

ManiakMotor – Umur memang tak bisa bohong. Tapi buat Valentino Rossi usia bisa diatasi dengan caranya dia. Contoh yang sangat kelihatan, The Doctor tekun menjaga fisik. Olahraga teratur dan bermain dengan mesin setiap ada kesempatan untuk memelihara instingnya. Tuh kemarin baru kebut-kebutan dengan reli mobil, juara pula. Rossi juga bukan tipe hura-hura dan tukang dugem. Itu jaminan untuk tahun depan, brosist.

Lawan dan kawan memujinya pada soal telatennya dia menjaga kebugaran dan skill lewat olahraga bermotor. “Valentino adalah pemain MotoGP yang besar. Saya sangat terkesan dengan dirinya yang di umurnya 36 tahun masih bisa bersaing jadi juara dunia,” tutur Shuhei Nakamoto, bos Honda Racing Corporation setiap kali bicara sosok Rossi.

Memang sih ada perubahan dibanding penampilannya saat juara dunia terakhir kali pada 2009. Tapi hanya sikit. Terutama pada manuver rear wheel steering. Membelok dengan roda belakang ini sudah jarang ditampilkan Rossi di saat kepepet. Tentu sering diawali menunda pengereman alias late bracking.

Itu ditutupinya dengan penampilan yang taktis. Dia bikin halus gerakan membawa motor dan mesinnya. Tentu memanfaatkan kelebihannya pada pengembangan yang dituntaskan dengan set-up motor sesuai sirkuit yang didatangi. Itu yang bikin dia konsisten balapnya saban lap. Jalurnya rapi jali! Nggak pakai belanja ke sana ke mari. Karena itu pula dia sepanjang 2015 semua seri mendulang point. Hanya dua kali jatuh, sekali saat sesi latihan dan terakhir di Valencia saat kualifikasi. Jatuhnya pun ringan.

Rossi pada 16 Februari tahun depan sudah 37 tahun. Umur yang di atlet olahraga profesional sudah seharusnya mencari pekerjaan lain. Tapi Rossi selalu mengelak dengan melihat seri berjalan sampai di mana posisinya? Kalau 2015 jelas saja ngelawan cuy, malah hampir juara. “Tetap melihat seri berjalan untuk menentukan masa depan,” kata Rossi setiap kali dia bicara soal pension.

Menarik mengamati selanjutnya cara Rossi berstrategi mepertahankan skill di jok Yamaha M1-nya. Paling yang nggak hilang adalah mengasah refleksnya dengan dirt track. Lalu motor dibangunnya sampai benar-benar kepegang alias itu motor tak menguras fisik. Seperti cerita sebelumnya, Rossi diuntungkan regulasi 2016 yang semua peserta dan tim akan sama-sama meriset elektronik dan ban Michelin. Rossi lebih maju pada pengalamannya sesuai jam terbang. “Ah umur 36 dan 37 tahun nggak terlalu jauh bedanya kok,” jamin Rossi.

Nanti tahun depan juga begitu, 37 dan 38 hanya setahun bedanya, hehe. Artinya permaiannya 2016 nggak jauh juga dengan 2015. Ito 

BACA JUGA

MotoGP Jelang 2016: Rossi Coba ‘Memaafkan’ Dan Perbaiki Keadaan, Libur Panjang Dulu…!

MotoGP: Nih Posisi Dan Peluang Valentino Rossi Sebenarnya Pada 2016

MotoGP Jelang 2016: Rossi Sudah Enjoy Lagi Di Balik Kemudi

MotoGP Jelang 2016: Rossi Masih Berpeluang Dengan Regulasi Baru, Bisa Makin Ganas..!     

BAGIKAN