nhk

MotoGP Marquez Kembali Ungkit ‘Luka’ Dengan Rossi Di Sepang, Antisipasi 2016

ManiakMotor – Diprediksi sejak awal, kasus Marc Marquez dan Valentino Rossi bersama Jorge Lorenzo tak akan ada ujungnya. Entah kapan selesai. Setiap tokoh bicara selalu mengaitkan kasus Sepang tersebut. Baru lalu si Johan Zarco yang juara dunia Moto2 saat cerita fokusnya soal prajurit Marc dan Valentino. Sama juga dengan bos Monster Yamaha Tech 3 dan Presiden IRTA, Herve Poncharal cerita peristiwa tersebut.

Pastilah pelakunya selalu terpancing bicara lagi. Itu sama saja mengungkit luka lama. Macam Marc Marquez koar-koar lagi kasusnya dengan Valentino Rossi. Katanya dia tak salah apa-apa. Itu terjadi ulah Rossi dewek. Padahal, Rossi sendiri sudah diam seribu kata. Apa maksud si MM ya? Lagi pula para bos Honda sudah menyuruhnya untuk diam dulu, agar situasi mendingin. Di sisi lain para bos itu punya pertimbangan, agar Marquez nggak ‘keceplosan’.

Keceplosan itu seperti ini kira-kira. “Ada pertanyaan soal saya menyalip Valentino berulang kali. Tapi juga saya ingin tahu kenapa ia melakukan hal serupa. Saat sama telah sekuat tenaga ingin meninggalkannya, namun dia kembali menyalip. Saya sempat tertinggal, tapi tahu, motor lebih cepat darinya. Sejak itu, saya bertanya pada diri sendiri, ‘mengapa ia membuat duel di Malaysia sedemikian sengit,” tanya Marquez.  Perhatikan kalimat ingin tahu itu?

Cerita Marquez antara mengangkat dan membanting. Seperti katanya, ya kata Marquez, Rossi adalah pembalap besar dengan sederet titel dan rekor. Namun lanjut Marquez, tak ada yang sempurna, Rossi  membuat kesalahan juga. “Serial 2015 Valentino sangat kuat. Kalau dipikir, akan sulit  menantangnya. Tempo dulu, Sete Gibernau, Max Biaggi, dan Casey Stoner telah merasakan itu melawannya. Harus berkonsentrasi total bisa menang darinya di lintasan,” kata Marquez panjang lebar di  MCN yang sama saja mengakui kehebatan Rossi. Tapi maaf tulisan ini diperpendek karena yang lainnya sudah  pernah ia ucapkan.

Marquez cuap-cuap telah ‘menolong’ Rossi di Australia dengan mengalahkan Lorenzo. Bahkan Rossi telah jabat tangan dengannya. Makanya dia terkaget-kaget di jumpa pers menuju race Sepang, Rossi menuduhnya membantu Lorenzo. “Berarti Rossi yang salah. Dia yang memulai kok,” kata Marquez sehingga terjadilah kasus Sepang itu seraya cerita di Valencia balapan yang rsulit di kariernya, lantaran berbagai tudingan Rossi terhadapnya.

Marquez memang bilang Lorenzo sangat cepat di Valencia dengan fakta rekor lintasan saat balap. Sulit melawatinya. Dia juga bilang waktunya habis karena Dani Pedrosa tiba-tiba muncul. Tapi dia tak  mengungkit kenapa begitu galak saat dilewati Dani Pedrosa. Padahal di ujung-ujung balapan tersebut, pace Marquez  yang paling kencang di antara Pedrosa dan Lorenzo.

Intinya Marquez tetap hormat pada Rossi, tapi tak mau disalahkan., tapi Rossilah yang salahm gitu loh. Rossi baginya tetap seperti dulu, idolanya macam foto Rossi dan Marquez saat masih imut. Tapi dia punya cara dan jalan sendiri berlaga di sirkuit. Dia paham, Rossi saat memburu juara dunia sedang banyak tekanan dan gugup. “Saat itulah akan keluar kalimat yang semestinya tidak diucapkan. Tapi akhirnya Valentino sudah melontarkannya,” sebut Marquez.

 

Jelas omongan Marquez ini untuk ke depan, supaya tak salah tingkah edisi 2016 dengan melayangkan dia tak terlibat perebutan juara antara Lorenzo dan Rossi. Itu hanya kira-kira portal ini. Ya nanti waktu yang membuktikan. Ito

BACA JUGA

MotoGP: Tambahan 2 Liter Bensin 2016, Celah Buat Pabrikan Memboroskan Bensin = Power

MotoGP Jelang 2016: ECU Baru M1 Rossi/Lorenzo, Engine Braking Kacau

MotoGP 2016: Marquez/Pedrosa Coba NSR500 Two Stroke, Enak Ternyata

MotoGP 2016: Lorenzo Ngekor Rossi Ke F1, Bantah Soal Keluyuran

MotoGP Jelang 2016: Rossi Kembali Beraksi, Dendam Diubah Semangat Berlatih

BAGIKAN