nhk

MotoGP Motegi 2016 Jelang FP1/FP2: Rossi Mengklaim Yamaha M1 Nggak Memble, Kok..!

Valentino Rossi Yamaha M1 Oke

ManiakMotor – Bisa jadi ini tanggapan Valentino Rossi soal Yamaha dari 7 ronde  lalu belum pernah juara seri. Baginya Yamaha M1-nya nggak memble, kok. Pembalap berumur 37 tahun dan  the oldest rider on the grid alias pembalap paling tuwir itu, merasa sial saja juara seri gagal didapat. Nggak beruntung, maksudnya.

Termasuk memasuki ronde 15 di sirkuit Motegi, Jepang pada 16 Oktober 2016, kans Yamaha besar. Bahkan dia menunjuk dua sirkuit selanjutnya di Asia, Yamaha boleh diandalkan. “Di atas kertas kami kuat di trek Motegi, Philip Island dan Sepang. Inginnya bertarung memperebutkan kemenangan, saya suka trek dan atmosfernya,” tandas Rossi yang mengaku secara fisik pun sudah menyiapkan diri bermain tiga minggu berturut.

Tuju seri lalu juga, Yamaha hanya sebagai penonton saat bergonta-ganti merek lain berdiri di poidum pertama. Bahkan merek lain itu diwakili pembalap tim satelit. Panas dong Rossi disebut, Yamaha tak berkembang dibanding 7 seri awal 2016. Malah rangka dan lengan ayun dianggap sebagai solusi sama sekali tak ‘berkutik’.

Memang sih kata Rossi soal keberuntungan macam kondisi hujan dan pilihan ban. “Kalau motor (M1), saya rasa nggak ada yang keliru pada motor ini. Semua oke,” tambah Rossi yang mengaku masuk ke Motegi sudah tak berpikir ketertinggalan 52 poin dari Marc Marquez. Dia ogah mikir njlimet soal gelar 2016. “Yang penting berjuang keras sampai perebutan gelar benar-benar tertutup.”

Singkatnya, kekuatan M1-nya secara umum sudah tak punya kendala. Silakan lihat soal akselerasi, manuver di tikungan yang nyambung, apalagi tikungan cepat. Persoalannya hanya pada pilihan ban. Ban yang mungkin disebut Rossi soal keberuntungan, karena nantinya harus sesuai dengan karakter lintasan, suhu lintasan, durasi balapan dan apalagi berjudi ketika hujan.

Sama pula di sirkuit Twin Ring di Motegi yang dibangun oleh dan untuk Honda, faktanya Yamaha bisa melakukan perlawanan di situ. Rossi menang dua kali (2001 dan 2008) plus 9 podium lainnya di Motegi. M1 lainnya di tangan Jorge Lorenzo pun selalu apik di Motegi, tujuh kali tampil semuanya berakhir di podium, di antaranya 3 kali sebagai juara. Andro

BAGIKAN