nhk

MotoGP Motegi 2016 Jelang FP3/FP4/Q2: Lorenzo Malah Suka Suhu Lintasan

Jorge Lorenzo Motegi 2016

ManiakMotor – Boleh saja sirkuit Motegi di Jepang milik Honda. Honda juga merek Jepang. Tapi apa bedanya dengan Yamaha yang juga buatan negeri matahari terbit tersebut. Dan yakin, para karyawan racing Yamaha mengenal betul sirkuit Motegi. Kan mereka orang Jepang yang sejak punya cita-cita jadi insinyur racing, sirkuit Motegi jadi bagian yang mereka harus kenal. Elmu Dimas Kanjen, begitu.

Karena itu, Yamaha juga punya hak untuk dapat nama di Motegi. Mereka juga merek tuan rumah. Macam yang diperlihatkan Jorge Lorenzo dengan Yamaha M1 di hari pertama Jumat 14 Oktober 2016. Motornya malah nurut pada cuaca yang dikeluh lawan dan kawan. “Hari yang sangat positif. Pagi (FP1) ketiga dan sore FP2 tercepat. Saya ingin suhu lintasan Motegi seperti sesi sore,” sebut Lorenzo.

Memang agak berbeda si Lorenzo ini, di saat lawan dan kawan mengeluhkan perubahan suhu, dia malah bersyukur. Sekadar info, di FP2 banyak  pembalap yang berjatuhan akibat perubahan suhu menjadi lebih dingin. Dani Pedrosa (Honda) bahkan harus dilarikan ke Spanyol lantaran beberapa bagian tulangnya retak-retak jatuh di FP1.

Lorenzo  sendiri sempat terjatuh walau nggak keras. Tapi kata Lorenzo  dia dapat setelan yang tepat pada motornya dari situasi tersebut. “Dengan cuaca begini, kemenangan bisa diperjuangkan. Kami punya paket yang besar untuk menghadapi lomba. Persaingan antar merek sangat ketat,” tambah Lorenzo.

Benar juga antar merek ketat, urutan 1 – 4 diduduki empat merek yang berbeda-beda dan yang kelima diwakili satelit. Tentu saja tiga merek lainnya adalah produk Jepang, termasuk Yamaha tentunya. Merek yang berhak juara juga di negerinya sendiri. Ito

BACA JUGA

Hasil MotoGP Motegi, Jepang, Moto2, Moto3, 14 – 16 Oktober 2016

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016