nhk

MotoGP Mugello 2013 Italia (Jelang): Rossi Akui Sudah Tua, Pedrosa Hanya Perlu Fokus

ManiakMotor –Tiga pentolan Yamaha dan satu Honda hadir dalam jumpa pers resmi jelang GP Italia. Tak ada perang urat syaraf, padahal kondisi terbilang genting.

Jumpa pers pada Kamis (30/5) waktu Mugello itu diikuti Dani Pedrosa (Repsol Honda) dan tiga rider Yamaha: Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Cal Crutchlow. Marc Marquez tak ikut, mungkin masih bobo.

Meski berhadapan dengan tiga musuh, Pedrosa tenang saja dan banyak senyum. Maklum bro, lagi memimpin klasemen dan favorit juara di Mugello. Semua juga tahu kalau pacuannya saat ini paling top di MotoGP, ndak ada matinya terutama di lintasan kering. Sedikitpun tak ada keluhan Pedrosa yang baru dua pekan lalu sukses menjuarai LeMans untuk kali pertama, di medan basah pula.

“Semua hal berlangsung baik pada balap sebelumnya dan bikin kami rileks dalam dua pekan terakhir. Saya  dalam kondisi fisk dan mental yang apik jelang Mugello dan berharap sesudahnya pun begitu. Ini trek menyenangkan dan cocok dengan motor kami. Saya hanya perlu fokus sepanjang lomba,” kata Pedrosa, tentunya pakai senyum.

Rossi juga senyum Brosist, namun rada kecut gitu. Ia paparkan lagi problem teknis yang dialami  M1-nya, harus dibikin  lebih cepat lagi. Menurutnya, butuh perjuangan 100% untuk melakoni semua sesi FP untuk set-up terbaik dan saat raceday akan butuh perjuangan lebih dari 100%. Artinya, berjuang lagi, berjuang lagi. Belum pada tingkat menikmati.

“Banyak perubahan teknis pada motor-motor saat ini dan cara mengemudikannya pun berubah sehingga perlu berimprovisasi. Hal itu  rada sulit bagi ‘pembalap tua’ seperti saya,” aku The Doctor sembari senyum yang sulit pula diartikan, makanya diberi tanda petik pada kata tua. Entah murni bercanda atau memang merasa tua dengan umur 34-nya. Ia memang lebih tua beberapa tahun dibandingkan Pedrosa dan Lorenzo. Apalagi dibandingkan Marquez yang baru 20 tahun hehehe.

Lorenzo lain lagi dan coba untuk tetap optimis. Ia tak bisa berharap dapat hasil lomba seperti di GP Qatar (juara), tapi juga tak berharap seperti LeMans (jeblok dan finish urutan 7). Ia harus menerima kekecewan di LeMans karena hal sial semacam itu bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja.

Saat dicecar pertanyaan soal ban yang ia ributkan dalam dua GP sebelumnya, Lorenzo jawab dengan diplomatis seolah tak ingin menjadi perdebatan panjang. “Ban sekarang ini memberikan feeling dan efek yang berbeda. Tapi, itu sulit dijelaskan berdasarkan teori ilmu pengetahuan,” tegasnya. Bisa dirasa, tak bisa dijelaskan. Kira-kira begitu kali ya!

Dan, apa kabar Crutchlow yang bikin sensasi runner-up di Le Mans? Masih dalam aura sakses, ia ingin jalani pertarungan sebaik mungkin di Mugello tanpa harus memberi target. Selalu gaspol dalam segala cuaca dan kondisi motor. “Mungkin saja hujan di Mugello, tapi saya tak berharap itu terjadi dan belum tentu bisa secepat di Le Mans. Andai balapan kering, bukan tak mungkin saya  runner-up lagi. Saya dalam kondisi fisk dan mental siap berlomba,” ancam Crutchlow, entah buat Pedrosa atau dua pembalap tim pabrikan Yamaha di sebelahnya.

Itu omongan dalam jumpa pers. Omongan berikutnya akan keluar usai sesi Free Practice 1 dan 2 yang berlangsung Jumat (31/5) ini. Siapa tahu, Pedrosa tak bisa fokus dan Rossi kembali merasa muda. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Mugello Italia (Jelang): Ogah Bareng Espargaro, Crutchlow Siap Tinggalkan Yamaha

MotoGP 2103 Mugello (Jelang): Nyerah di Trek Lurus, Rossi Siap Rebah di 15 Tikungan

MotoGP 2013 Italia Mugello (Jelang); Melacak Girboks SSG, Kekuatan Honda Bikin Pusing Yamaha

MotoGP 2013 Italia Mugello (Jelang): Petarung Italiano, Yamaha (1) – Ducati (3)

MotoGP 2013 Mugello (Jelang): Wussss, Honda Bidik Finish 1-2 (Lagi)!

 

 

 

 

BAGIKAN