nhk

MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: M1 Rossi Jebol (Berasap), Putaran Mesin Lewati Limit, Konsumsi Udara Kotor

 

ManiakMotor – Meletusnya M1 Jorge Lorenzo di warm up dan M1 Valentino Rossi saat lomba, putaran mesin melewati limiternya atau batasnya (over revving), sehingga jebol. Kalau sudah begitu, oli naik ruang bakar dan terbakar, makanya berasap seperti pada foto di atas. Khusus Rossi ada tambahan kekurangan pasokan udara pendingin mesin dan menkonsumsi hawa yang kotor, ya juga jebol.

Begitu yang dikatakan sumber Movistar Yamaha seperti yang dikutip dari media online terpercaya. Penyebabnya di trek lurus Muggello dengan akumulasi tikungan cepatnya. Di trek lurus yang kebetulan nggak benar-benar lurus di depan pit, putaran mesin melewati limiternya dengan tidak terbaca oleh alatnya. 

Di area itu selain motornya menyerong ke kanan dulu sembari tetap tancap gas penuh, juga akan melintasi aspal yang dicat. Di ujungnya sebelum masuk tikungan pertama ke kanan, motor seperti loncat (melayang), karena memang sikit menanjak lalu menurun. “Di situ M1 menyentuh 343 km/jam dan motor seperti melayang. Maka roda belakangan kehilangan sentuhan dengan aspal,” sebut sumber tersebut pada motorsport.com.

Maksudnya saat melayang roda belakang akan menambah putarannya yang otomatis ikut mepertinggi rotasi mesin pula. Saat itu limiternya ‘ngaco’ membaca sensor putaran mesin, sehingga sering melewati batasan. Ditambah juga dengan elektronik yang kurang canggih membaca limiternya. Ada kegagalan cut-off atau memutus pengapian.

Khusus Rossi ada tambahannya dan sangat masuk akal juga, sehingga menjadi komplikasi dengan limiter. “Jangan lupa dan harus diingat, Valentino sepanjang 9 lap berada di belakang Jorge. Itu berarti udara kurang bersih masuk ke ruang bakar. Termasuk tipisnya undara sebagai pendinginan mesin,” kata si sumber yang asli anggota tim Yamaha.

Maksud dia punya orang, memang slipstreaming dari Rossi terhadap Lorenzo di sisi lain menguntungkan motor jadi ringan. Di saat sama, udara yang dibutuhkan untuk mendinginkan suhu radiator sudah terhambat oleh M1 Lorenzo. Akibatnya over heat alias kepanasan yang bikin komponen memuai dan oli sudah tak sanggup melumasinya. 

Juga udara yang masuk ke airscoop menuju throttle body yang mencampuri racing fuel kurang bersih. Bisa saja partikel halus bekas serpihan ban, kotoran dan sebagainya yang diciprat dari roda M1 Lorenzo masuk ke ruang bakar membuat piston macet, ya akhirnya jebol. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016 

MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: Ducati Iannone Paling Laju Saat Balap

MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: Rossi-Lorenzo Kebakaran 1 Mesin, Selanjutnya 1 Mesin Untuk 3 Seri

MotoGP Mugello 2016 Pasca Race: Motor Marquez Kalah Torsi Dari M1 Lorenzo, Prihatin Pada Rossi

MotoGP Mugello 2016 Pasca Race: Lorenzo Tidak Menendang Marquez, Dia Sudah Minta Maaf

 

BAGIKAN