nhk

MotoGP Mugello 2016 Jumpa Pers: Rossi Bicara Tifosi, Lorenzo Teman Setim 2017, Marquez Kinerja Motor

ManiakMotor – Minggu-minggu ini memang ramai bicara kontrak dan pergeseran pembalap di dalam tim. Itu terbawa dalam jumpa pers wajib jelang GP Italia pada Kamis 19 Mei 2016. Kebetulan yang muncul di jumpa pers sebagian mereka yang pindah 2017 nanti. Jadi, isi temu wartawan itu, peluang di ronde 6 di sirkuit Migello pada 22 Mei 2016 dan pandangan pada  tim baru nanti.

Kans di Mugello Sebagian besar isinya udah dikupas sebelumnya. Ada komentar yang baru dari Jorge Lorenzo soal pasangannya 2017 di Ducati, Andrea Dovizoso. “Berpasangan dengan Dovizoso sangat Logis, dia pembalap cerdik. Dia juga pembalap memiliki kelebihan dalam pengujian.  Tapi pada dasarnya saya berharap Andrea (Iannone),” kata Lorenzo. Andrea Iannone yang hadir langsung menimpali, “Ada beberapa bagian kontrak yang bikin saya tak puas yang disodorkan Ducati. Kebetulan Suzuki memberikan tantangan menarik,” kata Iannone sembari cengar-cengir.

Lorenzo juga bercerita soal kansnya di Mugello. Katanya itu sirkuit yang bukan hanya hasil gemilang empat kali juara dia di sana dan posisi runer-up. ”Di Mugello hasil didapat dari tentang teknik menunggang pada lay-out yang menarik. Mugello punya ciri sudut cepat dan chicane,” tambah Lorenzo sembari dia bicara dilirik Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Karena sudah lirik-lirik dan memang Marquez diberi gilaran kedua bicara sesuai urutan klasemen, langsung tacap mengenai kesalahannya di Le Mans dan kinerja motor. Masih ada hubungan dengan akselerasi RC213V-nya. “Mudah-mudahan di Mugello nggak sial seperti di Le Mans. Paling penting lagi menemukan solusi untuk kinerja motor,” kata Marquez yang disinggung soal kontraknya 2017 bersama Repsol Honda Team yang belum diteken, tapi ia yakin tetap di tim yang sama, tinggal eksekusinya saja.

Giliran pembalap tuan rumah yang paling banyak pemujanya di Mugello. Siapa lagi kalau bukan The Doctor. Didukung fans kuning yang bukan partai yang lagi puji-puji pemerintah karena ada maunya, yang ini menjadi tifosi fanatik. Sayang, Rossi terakhir juara 2008 di depan para penggemarnya. “Memang belakangan ini di Mugello saya kurang cepat berjuang untuk juara. Juga tak pernah mampu melakukan qualifying yang baik. Tapi dengan kondisi sekarang, harus berusaha untuk kompetitif dan kuat,” janji Rossi yang memang tahun ini dengan roda M1-nya dialas ban Michelin bisa melakukan perlawan di kualifikasi.

Selebihnya Rossi banyak cerita soal keindahan alam Mugello di sekitarnya. Itu haru dilestarikan dengan adanya badan tersendiri yang mengelolanya. Makanya hasil penjualan merchandise VR46 akan disumbangkan ke situ. “Hasil penjualan amal ini akan disumbangkan pada rumah sakit Firenze dan menjaga Mugello tetap indah dan bersih,” sebut Rossi yang singgung-singgung rekan setimnya 2017 nanti Maverick Vinales.

Vinales yang hadir pun langsung angkat suara soal dia cabut dari Suzuki. Pastilah tergiur rayuan Yamaha.  “Akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke Yamaha, karena bagian penting untuk perkembangan karir saya. Saya hanya bisa bilang berterima kasih kepada Suzuki, mereka telah memberikan segalanya buat saya,” kata Vinales sembari melirik Dani Pedrosa yang hadir dan telah memberikan pengumuman tetap di Honda. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Italia 2016: Ringan Buat Vinales Ketika Di Yamaha, Itu Kelihatannya..! Bisa Jauh Lebih Berat

MotoGP Italia 2016: Iannone Resmi Ke Suzuki, Karakternya Cocok Untuk GSX-RR

MotoGP Italia 2016: Vanales Resmi Dilepas Suzuki Dan Disambut Yamaha

MotoGP Italia 2016 Jelang: Lorenzo, Layout Mugello Sempurna Buat YZR-M1

BAGIKAN