nhk

MotoGP Mugello 2016 Pasca Race: Mesin M1 Rossi Pecah, Kegagalan Tekniks Yang Bikin Malu!

 

ManiakMotor – Masalah mesin yang sudah disegel duluan bukan hanya merugikan Honda. Mereka sudah tak bisa merevisi torsi pada kelemahan desain komponen berhubungan dengan akslerasi, “Ke depan harus ada pelonggaran soal ini, agar pabrik masih bisa melakukan pengujian. Ini penting untuk MotoGP, bukan tak mungkin masalah sama akan terjadi pada Ducati atau Yamaha,” kata Livio Suppo, bos Honda yang bukan menyumpahi para pesaing mengalaminya.

Eh benar juga, malah lebih parah menimpa Yamaha, mesin M1-nya pada pecah-pecah. Meleduknya saat lomba pula dialami Valentino Rossi pada lap 9 di sirkuit Mugello, Italia pada Minggu 22 Mei 2016. Berasap saat krusial buat point Rossi, “Saya ndak bisa ngomonmg apa-apa? Yang jelas mesin mengalami kegagalan tekniks. Muka ini mau ditaruh di mana? Karena ini soal mesin yang mogok,” kata Rossi mengandaikan ‘merah-nya’  muka pabrikan karena berkaitan cakapnya dan telitinya pabrik mencetak enjin. Mungkin begitu..!

Rossi mengaku di lap keenam sudah merasakan gejala mesin akan meletus. Di lap itu kopling motornya mulai sulit membuka. Begitu omongan Rossi soal teknis. Tapi bisa diterawang dengan elmu kira-kira. Maksudnya kampas mulai sulit mengembang untuk memindahkan daya dari mesin ke girboks. Tak ada tenaga  mesin yang akan disalurkan oleh kampas kopling. Begitu logika kerja motor mesin.  

Analisa Rossi sendiri mengenai caranya membalap yang beberapa kali melebar. Untuk mengejar kembali mesin sikit dipaksa. Tapi itu kemungkinan kecil merusak mesin yang dikerjakan oleh teknologi tercanggih di bumi. Kemudian keadaan pulih kembali dan tiba lap 10 berhenti sama sekali.

Padahal Rossi sudah membayangkan hasilnya akan lebih dari target di Mugello di depan fansnya. Motornya laju dengan start dari grid 1, “Berada di belakang Lorenzo, saya tahu lebih cepat dari dia, coba menyerang dengan ritme saya. Sayangnya mesin pecah,” kata Rossi yang mengalami hal serupa pada 2007 di Misano. Juga terbakarnya mesin motornya, point di klasemen juga ikut angus banyak. Rossi kini terpaut 37 angka dari Lorenzo dan 27 dari Marc Marquez.  

Katanya sih kegagalan teknis ini indetik dengan yang dialami M1 Lorenzo saat warm up di sesi pagi sebelumnya. Mesin M1 Lorenzo berhenti bekerja di akhir sesi pemanasan. Bedanya, Rossi mengalaminya di lomba. Itu tadi faktor Mugello yang bertipe putaran tinggi terus. Sementara mesin yang sekarang belum pernah diuji teriak terus. Udah gitu, set-up mesin dibikin ‘kering’ pula, bikin piston macet, hehehe…  

Niatnya sih baik sistem 7 mesin yang dipakai tahun ini sudah disegel sebelum seri berjalan. Tujuannya, tim tidak banyak mengeluarkan dana pengembangan yang gede. Karena yng bisa melakukan itu hanya tim kaya. Sedang tim cekak sulit mengikuti. Boleh dikata pemerataan sekalian elektronik seragam itu, agar balap juga bisa rata. Tapi sampai ronde ke-6 kemarin, tim satelit dan pabrikan tongpes yang diharapkan bisa ke depan, tetap saja jauh, nggak bisa melawan pabrik. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

Hasil MotoGP Mugello, Italia, Moto2, Moto3 Semua Sesi 20 – 22 Mei 2016

MotoGP Mugello 2016 Race: Lorenzo Juara, Mesin M1 Rossi Meleduk, Berasap, Sap, Sap..!

MotoGP Mugello 2016 Warm Up: Pemanasan Vinales Tercepat, Dovi Kedua

MotoGP Mugello 2016 Jelang Race: Lorenzo Akan Buktikan Vinales Di Lomba, ‘Dibantu Rossi’

BAGIKAN