nhk

MotoGP Mugello. Lorenzo Kayak Trisula yang Semua Ujungnya Lancip

ManiakMotor – Balap itu kayak trisula yang  semua ujungnya mesti tajam.  Ingat trisula kan? Itu tombak berujung 3, untuk perang. Bukan Trisula anak Matraman.  Maksudnya, antara performance motor, pembalap dan nasib baik, mesti menjadi satu kesatuan. Dan semuanya mesti tajam biar menang.

Contoh yang trisula-nya tajam, ya Jorge Lorenzo.  Pembalap tim pabrikan Yamaha ini, motornya lagi bagus-bagusnya. Bahkan di tulisan maniakmotor.com kemarin, sasis Yamaha M1-nya paling cocok untuk Mugello (MotoGP Mugello. Pasti Rangkanya Lorenzo…!). Ini tulisan Don Miolo yang memang benar adanya. Meski di soal selera makanan, Don Mio emang suka mengada-ada.

Unsur pertama tajam, sekarang kita bahas pembalapnya. Lorenzo ini pembalap dengan determinasi tinggi. Selalu bertarung 100 persen dan kadang di atas kemampuannya. Ketika didera masalah setting suspensi yang dulu sering terjadi, dia tetap berjuang pol-polan. Dia sangat menikmati balap dan tidak mau pikirannya diganggu macam-macam. Tidak mikirin pensiun dini, tidak sedang akan pindah tim, bahkan telah memaafkan Alvaro Bautista yang membuatnya ndelosor saat balap di Assen.

Motor bagus, pembalapnya oke, tinggal nasib baiknya. Lorenzo masih didampingi Dewi Fortuna. Lagi-lagi, ini bukan mahasiswi Trisakti jurusan Ekonomi. Bukan. Nasib baik masih menaungi Lorenzo hingga dia dapat momen untuk beringsut ke depan dan meninggalkan jauh lawannya tanpa kendala dan finish pertama.

Kebalikan dengan Casey Stoner. Pembalap Ostrali  ini menumpulkan sendiri trisulanya dan hanya pegang 2 ujung yang sangat tumpul. Yang tajam cuma satu mata. Motor bagus, tapi pembalapnya kehilangan semangat. Dia sangat tidak konsentrasi di Mugello, Minggu 15 Juli kemarin. Sudah start di deret kedua dan sepanjang balap, dia banyak melakukan kesalahan. Melebar di sini, out di sana, dan bahkan sempat menjelajah gravel hingga banyak kehilangan waktu. Dari posisi 5, melorot ke-10, dan akhirnya finish ke-8.

Dia telah berpikir libur panjang tahun depan, membuat nasib Stoner buruk. Finish ke-8, makin melebarkan selisih dengan Lorenzo yang bertahta di singgasana klasemen sementara. Itu juga yang membuat Repsol Honda Team saat ini lebih mengelus Dani Pedrosa. Trisula Pedrosa ketiganya aktif, tetapi belum setajam Lorenzo. Toh, bisa diasah untuk seri-seri berikutnya, sampai mengilap. Cling! Yon

BERITA TERKAIT:
Hasil Semua Sesi MotoGP Mugello, 13 – 15 Juli 2012
MotoGP Mugello, Pasti Rangkanya Lorenzo..!
MotoGP Mugello. Lorenzo Kayak Trisula yang Semua Ujungnya Lancip
MotoGP Mugello. Tim Monster Yamaha Tech 3 Bikin Gemetar
MotoGP Mugello. Ben Spies Keracunan Makanan
MotoGP Mugello, QTT Pedrosa Karena Dielus Tim
MotoGP Mugello. Stefan Bradl Kerepotan dengan Grip di Tikungan
Respsol Makin Berkuasa Di HRC, Marquez Ke MotoGP Contohnya
Jelang MotoGP Mugello. Stoner Tak Ingin Mengulang Sial
Jelang MotoGP Mugello, Italia. Silakan “Menari” di Sirkuitnya Ferrari
BAGIKAN