nhk

MotoGP; Museum Sejarah Perjalanan Yamaha Di Sentul

 

ManiakMotor – Nostalgia MotoGP zaman dulu jangan jauh-jauh ke markas Dorna, penyelenggara MotoGP. Di Sentul International Circuit (SIC) dipajang motor-motor legenda di sirkuit yang mengharumkan nama pabrikan berlogo garpu tala. Iya, paling tidak untuk sejarah Yamaha saja. Berarti belum semuanya. Kan motor-motor juara dunia sudah berbagai merek macam AJS, Gilera, MV Agusta dan sebagainya.

Kuda besi ini dipajang di museum mini yang didirikan darurat namun megah oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam rangka Yamaha Asean Cup Race 2013 di SIC pada 30 November dan 1 Desember 2013. Perjalanan Yamaha boleh dilacak sejak ikut kelas para raja dari 1960 sampai sekarang. “Motor yang di museum ini adalah sejarah manis pabrikan garpu tala. Semoga bisa menjadi semangat pembalap Indonesia, ucap Abidin, GM Service dan Motorsport YIMM.

Hanya enam motor yang dipajang, karena keenamnya yang mengangkat nama Yamaha. Di sana adaYamaha RD054 juara dunia 1968 yang ditunggangi Phil Read. Phil  yang berjuang pertama kali dari parikan Yamah awal-awal terjun di MotoGP. Lalu ada Yamaha 0W23 yang juara dunia 1974 oleh Giacomo Agostini. Wah, kolo Opa Agostini pasti kenal semua yang saat ini jumlah juara dunianya sedang dikejar Valentino Rossi.

Ada pula Yamaha 0W5K yang digeber Kenny Roberts Sr yang membuatnya juara pada 1978, 1979, dan 1980. Kenny pernah ngetop di kawasan Asean, lantaran awal 90-an mendirikan akademi membalap di Malaysia yang saat itu juga mengundang bakat-bakat Indonesia. Dia juga ngetop, lantaran sang anak Kenny Roberts Jr pernah juara dunia pada tahun 2000, tapi bukan dengan Yamaha.

Kemudian Yamaha 0W81 yang membawa Eddi Lawson pada 1984 dan 1986juara sejagat. Lawson sosoknya yang memperkenalkan pantat pembalap digeser dari jok untuk melawan luncuran motor di tikungan. Itu kalau tidak keliru dan salah ingat. Sedang Yamaha 0WC1 yang ngetop dengan GP500 lewat Wayne Rainey yang jagoan 1990,1991 dan 1992. Rainey paling dikenal karena cidera sampai lumpuh, padahal karirnya saat itu sedang di atas angin dengan Yamaha. Rainey juga yang memunculkan penemuan baju balap yang ada punuknya sekarang. 

Yamaha M1 Velentino Rossi 2004, 2005, 2008, 2009 dan terakhir Yamaha M1 Jorge Lorenzo 2010, 2012. Kalau motor keduanya, rasanya tak perlu dijelasklan satu-satu per satu, karena sering diulas sampai sekarang. Keduanya masih aktif sampau detik ini. Ghalib 

BACA JUGA

MotoGP 2014: ‘Hangat’ di Kubu Gresini, Redding Abaikan Bautista

MotoGP: Dari Sentul Lorenzo Kirim Ucapan Duka Buat Romboni, Pacu Yamaha R6

MotoGP: Marquez di Jepang, Tak Sempat ke Sentul Susul Lorenzo

MotoGP 2014; Alberto Puig ‘Minggir’ Dari Lingkaran Pedrosa

 

BAGIKAN