nhk

MotoGP Prancis 2013 (Jelang); Basah Dan Kering Valentino Rossi Oke Di Le Mans, Lebih Baik Dingin..?

 


ManiakMotor – Suhu di sirkuit Le Mans yang cepat berubah tidak dikhawatirkan Valentino Rossi. Ia pernah podium dalam dua kondisi yang berbeda tersebut dengan Ducati. Sekarang atau ronde 4 minggu ini, ia kebut Yamaha M1 yang pula pernah mengantarnya dua kali podium pertama di sirkuit yang mulai bising sejak 17 Mei dan puncaknya 19 Mei 2013 tersebut. Dua podium dengan M1 itu juga wet dan dry race

Statistik di atas, Le Mans memang favorit Rossi. Tipikalnya meluncur terus, juga ada dua chicane yang jadi kunci Rossi berzig-zag.   Belum lagi trek lurusnya yang diakhiri melengkung sebelum chicane. Disebut trek lurus tapi motor agak miring itu, juga kelebihan The Doctor.  Le Mans adalah trek yang bersahabat. Dua tahun terakhir saya bisa podium dalam lintasan kering dan basah,” ingat Rossi soal podiumnya. Peringatan itu ada ultimatum, dengan Ducati saja ia podium, logikanya dengan M1 seharusnya lebih bisa podium lagi.

Cuma doski tetap eling wospodo, soal dirinya siap bertanding dalam cuaca apa pun. Yang penting para teknisinya tanggap, tangkas dan darurat menset-up M1 dalam dua kondisi tersebut. Maklum brosist, Le Mans yang kadang dingin sekali akan diikuti hujan. Itu pengaruh pada penyesuaian setting motor terhadap kondisi trek. Di dalamnya juga Yamaha Factory Racing (YFR) saat ini sedang berpikir keras menyuntik M1 di trek ‘kecil’ Le Mans, sirkuit yang tak jauh dengan Jerez yang juga kesukaan Rossi dan Yamaha.

Dari pernyataan Rossi yang bicara cuaca, sepertinya ia lebih ceria bila suhunya dingin. Tapi dingin tidak diringi hujan, hanya sekadar membuat orang Indonesia menggigil.  Maksudnya teduh. Ada alasannya, saat di Jerez dengan  suhu trek mendidih, dirinya dan M1 tak bisa berbuat banyak. Dikombinasikan pula dengan testing pramusim di Jerez yang saat itu  suhunya adem, M1 bisa di atas RC213V.

Diperkuat  lagi oleh Pak Direktur YFR, Massimo Meregalli dengan bahasa yang masih sulit dipegang, bahwa Yamaha selalu bagus dalam data-data di Le Mans.  “Ada alasan tertentu seharusnya Yamaha bisa lebih bagus lagi, selain data prestasi yang pernah ada di Le Mans. Itu sesuai pengumpulan data saat testing di Jerez,” kata Meragelli.

Apa itu? Ingin dingin ya Pak Direktur? Tapi tenang Pak, walau jumlah tikungan sama, sama-sama mengalir dan kecil, Jerez dan Le Mans, tetap saja beda. Ya, desainnya saja beda kok, tempatnya juga, apalagi negaranya. Ito

BERITA TERKAIT

MotoGP 2013 Le Mans Prancis (Jelang); 10 Tahun Terakhir 6 Kali Hujan, Kering Banyak Yamaha

MotoGP 2013 Jelang Le Mans Prancis: Pakai M1, Rossi Melawan Teori

MotoGP 2013 Jelang Le Mans (Prancis): Tradisi Marquez, Podium atau Tubrukan?

MotoGP 2013 Prancis; Le Mans Target RC213V Selanjutnya, Dari Awal Incar M1 Rossi

MotoGP 2013 Jelang Le Mans: Persiapan Total, Pedrosa Ingin Gelar Perdana di Prancis

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353