nhk

MotoGP: Regulasi 2016, Mesin Beda Karakter, Ban Membengkak

 

ManiakMotor –  Para pengatur MotoGP yang ada di badan Komisi Grand Prix macam Dorna, FIM, IRTA, MSMA mengeluarkan peraturan tambahan 2016. Namanya peraturan tambahan, peraturan tetapnya sudah ada sebelumnya. Contoh soal ECU bersama bahan bakar di MotoGP 2016.   Peraturan ini disahkan lewat rapat di Madrid, Spanyol pada 10 Desember 2015.

Re-Start atau Start Ulang

Mempersingkat waktu, start ulang – saat balapan berhenti akibat insiden dan sebagainya – disetujui untuk aturan baru pada semua kelas. Hitung mundur dari pit lane, sebelum sighting lap, dan warm up lap. Usai melakukan itu semua, ketika sampai di grid mesin motor tetap hidup dan hanya satu mekanik per pembalap yang ada di grid untuk lansung start. Jadi, tak seperti dulu kudu dikerumuni ketika di grid saat melakukan start ulang.

Pada Moto3 dan Moto2, jalannya lomba berhenti lebih dari satu kali, maka start berikutnya tinggal 2/3 dari jumlah lap sebelumnya, minimal lima lap. Jika balap terhenti kurang dari lima lap, berikutnya akan  ditentukan oleh Race Direction, minimal lima lap.

Penalti Mesin Tambahan

Moto3 dan MotoGP, kelebihan satu mesin tambahan dari jatah satu, untuk mesin kedua dapat penalty pada balapan berikutnya. Demikian seterusnya untuk penambah mesin dari jatah yang ditentukan.

Perlengkapan Pembalap

Ada aturan baru pada pemasok helm, baju balap, sepatu  dan sebagainya. Spesifikasinya sesuai  homologasi ketat. Jika kontrol meragukan, akan diuji ulang. Kira-kira begitu. Misalnya baju balap robek.

Jumlah Ban MotoGP Per Seri

Jatah ban otomatis berubah 2016 sama dengan Michelin menggantikan Bridgestone. Ada tiga penegasannya.

Yakni ban slick. Tiap pembalap dijatah 22 ban slick dalam satu seri yang 10 ban depan dan 12 ban belakang.

Ban basah ada tujuh depan dan tujuh belakang. Untuk intermediate maksimal tiga depan dan belakang tiga.

Mesin MotoGP:

Disepakati pabrikan diperbolehkan bikin  tiga spesifikasi mesin berbeda. Bisa digunakan pembalap lain  karakter dan sirkuit  untuk semusim. Juga pabrikan yang kehilangan konsesi seperti Ducati 2015,  dapat melakukan homologasi spesifikasi mesin tergantung jumlah tim satelitnya pada musim pertama setelah kehilangan hak konsesi tersebut.

Jumlah maksimal spesifikasi mesin berbeda sesuai  jumlah tim satelit yang dipasok dari pabrikan. Seperti ini alokasi mesinnya:

 

BACA JUGA

MotoGP Jelang 2016: Rossi, EGP Dengan Marquez Dan Lorenzo, Lebih Penting ECU Dan Michelin

MotoGP 2016: Ditegaskan Kembali Aturan ECU Baru Untuk Pemerataan, Itu Kata Dorna

MotoGP: Honda Dan Yamaha Akan Sibuk Geser Tenaga Ke Atas 2016

MotoGP Jelang 2016: Seri Pertama Di Qatar, Honda Dan Yamaha ‘Pakai Motor Apa Adanya’

MotoGP: Marquez Podium Di Superprestigio Dirt Track Spanyol 2015

Satu tim pabrikan + dua tim satelit = tiga spesifikasi berbeda

Satu tim pabrikan + tiga tim satelit = empat spesifikasi berbeda

Satu tim pabrikan + empat tim satelit = lima spesifikasi berbeda

BAGIKAN