nhk

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang : Marquez Punya Tiga Modal Kuat Raih Kemenangan di Jerman

ManiakMotor – Bertarung di trek Sachsenring, Jerman, pekan ini (17/7), Marc Marquez sudah mengantongi tiga keuntungan, yang bisa dijadikan modal untuk meraih kemenangan. Pertama, pembalap ujung tombak tim Repsol Honda ini tampil di seri ke-9 sebagai pemimpin klasemen sementara dengan total 145 angka dan mempunyai margin 24 angka atas Jorge Lorenzo dan 42 angka dari Valentino Rossi. Jumlah tersebut masih lebih baik dibandingkan musim lalu yang sampai seri-8 baru membukukan 89 angka.

Kalau pun kelahiran Cervera, Spanyol 23 tahun lalu itu gagal menuai angka penuh (25), masak ia tak bisa mendapatkan satu poin saja. Apalagi sampai seri 8 di Assen lalu, dirinya terus mampu mendulang angka. Katakanlah ia masuk lima besar nanti, tetap masih memimpin klasemen.

Tapi, semangat MM memenangi balapan di Sachsenring cukup tinggi. Mengingat, tiga tahun belakang berturut-turut ia tampil sebagai pemenang (2013,2014, dan 2015). So, pasti ini bisa dijadikan sebagai keuntungan kedua.

Keuntungan ketiga, ya karakter motor, sirkuit dan tipikal Marquez. Honda doyan berlari di gigi-gigi rendah macam Sachsenring. Marquez juga sangat menyukai lintasan Sachsenring yang lebih dominan belokan ke kirinya, lantaran membalapnya berlawanan arah jarum jam.

Kesukaannya itu dilatari pengalamannya bermain di dirt track. Sebagai catatan, pemain dirt track cenderung lebih cepat bermanuver ke kiri ketimbang ke kanan. “Banyaknya tikungan ke kiri, sedikit seperti jalur tanah. Kita datang ke Jerman untuk posisi podium. Sachsenring trek yang sangat baik bagi saya,” ujar MM. Tapi, Marquez menambahkan, faktor cuaca kadang-kadang memainkan peran penting, seperti tahun lalu. “Yang pasti, kami telah belajar dari masa lalu dan dari balapan ke balapan,” tegasnya.

Tinggal sekarang, tiga keuntungannya itu bisa rontok jika ia tidak didukung kondisi Honda RC213V besutannya. Karena, sampai Assen lalu, MM masih belum menemukan seetelan yang pas. Sampai-sampai ia memutuskan untuk kembali memakai sasis 2014. Berarti harus ada penyesuaian dan penyetelan di tempat alias set-up yang presisi untuk Sachsenring. Lain cerita, sekiranya di Assen lalu berlangsung dalam cuaca cerah. Mudah-mudahan mulai sesi latihan (FP) kondisi cuaca mendukung ke arah itu. Rezki 

BACA JUGA 

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Stoner Akan Transfer Ilmu Membawa Ducati Pada Lorenzo 

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Sirkuit Stop And Go, Ujian Akselerasi RC213V Dan Ratanya M1 

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang : Maquez Putuskan Terus Pakai Sasis 2014 Sampai Akhir Seri, Ini Negatifnya Sasis Baru 

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Menghitung Peluang Rossi, Ulangan Drama 2006

BAGIKAN