nhk

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Sirkuit Stop And Go, Ujian Akselerasi RC213V Dan Ratanya M1

 

 

ManiakMotor – Tipikal sirkuit Sachsenring sebagaian besar sektornya stop and go, disebut salah satu sirkuit lambat juga. Sirkuit di Jerman  itu panjangnya cuma  3700 meter. Sudah gitu bro, dibagi 13 tikungan yang cuma tiga ke kanan dan sisanya ke kiri karena arahnya melawan jarum jam. Belum lagi terpotong oleh trek lurus 700 meter.

Jadinya Sachsenring bersihnya 3000 meter yang dibagi 13 tikungan. Hitung rata-ratanya saja  setiap 230 meter kudu menikung. Makanya disebut stop and go, ditambah area luncuran motor juga terbatas, kan   lebarnya cuma 12 meter. Ndak mungking menggelingding kencang dalam tikungan yang sempit tersebut.  Habis motor stop, go lagi, stop lagi, lagi go.  Rem gas, rem gaslah dengan antar tikungan yang rapat, merayap.

Usai stop pasti dimulai dengan akselerasi yang kuat pada gigi rendah yang dulu santapan onda. Jangan heranlah 5 tahun terakhir sirkuit ini juaranya Honda. Bahkan dua tahun belakangan 1-2 milik Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Yamaha jelas kelabakan. Di area stop lagi dan stop lagi di depan tikungan sebelum ada SSG aktif turun gigi, jadi kelemahan M1. Go-nya kan telah diatasi dengan SSG yang M1 gunakan sejak 2014.

Makanya edisi 2016 ini sebenarnya ujian ulang Yamaha dan Honda. Apakah benar akselerasi Honda yang dikeluhkan  nggak berkutik. Atau malah seperti tahun-tahun sebelumnya tetap penguasa Sachsenring. “Karena itu saya akan terus menggunakan sasis 2014. Tujuannya pada sirkuit yang agrasif untuk mengakali akselerasi,” papar Marquez jelang GP Jerman yang di Assen lalu sudah pakai sasis tersebut dengan knalpot yang desainnya untuk akselerasi. Itu Marquez, kalau Pedrosa barusan ngomong akan pasrah saja.

Demikian juga M1 pada Jorge Lorezo dan Valentino Rossi yang diakui tahun ini mau di semua jenis sirkuit. Tentu nggak pakai gagal sampai finish seperti yang dialami Rossi tiga balapan dalam 8 seri lalu. M1 akan teruju betul, karena Sachsenring jauh berbeda dengan sirkuit-sirkuit sebelumnya dengan speksifikasi di atas tadi.

“Coba akan bermain menyelesaikan lomba. Sebab dalam klasemen jujur saja sangat sulit, tapi seri masih banyak. Dimulai dari Sachsenring ini untuk memperbaiki keadaan,” kata Rossi usai sial di Assen dan saat ini masih sibuk melatih pembalap Indonesia di markasnya di Tavullia, Italia dalam program Yama VR46 Master Camp.

Di Sachsenring nyaris semuanya chicane, hehe. Ya motornya tengok sana-sini dengan cepat. Secara dasar menjadi gaya Marquez walau motornya kalah akselerasi. Tapi lomba selalu punya drama sendiri macam di Assen lalu. Mari ditonton ronde 9 pada 17 Juli 2016 dan sesi latihan bebasnya sudah mulai 15 Juli. Sebelumnya minal aidin wal faidzin dulu, mohon maaf lahir batin bila ada yang menyinggung para pembaca. Ito

BACA JUGA

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Skill Pedrosa Keluar Tikungan Mandek, Parah Dalam Karirnya

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Rossi Masih Sibuk Melatih Pembalap Indonesia

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Istri Beri Restu, Stoner Belum Minat Balapan Lagi

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang : Maquez Putuskan Terus Pakai Sasis 2014 Sampai Akhir Seri, Ini Negatifnya Sasis Baru

MotoGP 2016 Jelang Sachsenring: Line Up Joki 2017, 6 Ducati Plus 2 Honda dan 1 Yamaha Belum Jelas

 

BAGIKAN