nhk

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang: Stoner Akan Transfer Ilmu Membawa Ducati Pada Lorenzo

ManiakMotor – Keberatan dibilang guru, tapi berfungsi ‘mengajari’, hehe, eh maksudnya membantu. Itu cara Casey Stoner menyambut Jorge Lorenzo yang masuk ke Ducati tahun depan. Dia berfungsi membangun mengembangkan Ducati sampai cara membawanya agar segera cocok dengan gaya Lorenzo yang halus itu.

Di zaman Stoner juara dengan Ducati 2007, justru dia  memperlakukan dengan ‘kasar’. Sehingga, Ducati jinak pada gayanya. “Tugas saya membantu kemajuan Ducati, musim ini dan terutama berikutnya. Saya tidak akan menjadi pelatih Jorge, seperti yang dikatan media akhir-akhir ini. Sekali lagi, saya hanya akan membantu dia untuk memahami Ducati,” tegas  Stoner di media online sana alias akan mentransfer intisari elmu-nya pada Lorenzo ‘memegang’ Ducati.

Jelaslah, Stoner nggak enak disebut pelatih atau pembina pada Lorenzo. Dari strata di kelas para raja mereka satu angkatan. Malah juara dunianya lebih banyak Lorenzo. Makanya dia lebih suka disebut membantu Lorenzo, agar cepat mendalami perilaku Ducati yang berbeda dengan prodiksi Jepang.

Sebanarnya sih nggak apa-apa juga Stoner disebut pelatih Lornezo khusus di Ducati. Faktanya hanya pembalap Oztrali ini yang mampu membawa Ducati juara dunia. Juga dengan mudah juara seri di era dia mengebut dengan Ducati. Itu dibandingkan dengan yang pernah dikontrak merek Italia. Bahkan seorang The Doctor ndak bisa apa-apa di sana.

Menurut Stoner saat test Misano baru lalu, usahanya saat ini di Ducati untuk menyambut Lorenzo tahun depan. Dia akan berusaha sekuatnya agar Lorenzo nyaman dengan Ducati 2017. “Intinya ‘membantu’ Jorge beradaptasi dengan metode kerja Ducati yang berbeda dengan tim Jepang,” tambah Stoner yang menolak tugasnya disamakan dengan Luca Cadalora seperti di kubu Valentino Rossi tahun ini.

Stoner yakin, Lorenzo akan segera menyesuaikan dengan Ducati, lantaran di karirnya dia pernah pakai Derbi di GP125cc, Aprilia GP250cc dan Yamaha di MotoGP. “Dia kuat dengan tiga merek tersebut. Saya rasa dengan Ducati juga akan begitu,” kata Stoner yang kembali menegaskan tidak akan membalap lewat wild card tahun ini dan tahun depan. Katanya, dia sudah nggak tahan dengan tekanan balapan. 

Okelah lebih baik jadi pelatih, walau pun masih malu-malu disebut guru. Ito

BACA JUGA

MotoGP Jerman 2016 Jelang: Ducati, MotoGP Wadah Pengembangan Tekniks Motor Umum, Termasuk Winglet

Galang Hendra & Imanuel Pratna Kantongi Sertifikat “Yamaha I VR46 The Master Champ”

Yamaha VR46 Master Camp: Galang Jura Balap Mini Bike, Rossi Soal Mental

MotoGP Jerman 2016 Jelang: Otot Dan Otak Marquez Pegal, Kelamaan Jeda Seri 7, 8 Dan 9

VR46 Master Camp Pindah Ke Sirkuit Misano, Mentor Rossi & Joki Moto2 Baldasarri

BAGIKAN