nhk

MotoGP Sachsenring 2016 Pasca Race: Sempat Out, Marquez Mudah Ambil Risiko Ganti Ban

 

ManiakMotor – Beda bila Marquez nggak out gravel pada lap 11 membuatnya kembali ke lintasan sudah jauh tertinggal. Saat itu posisinya sempat ke-10 dan kesulitan menaikan peringkatnya dengan ban wet race yang depan lembut. Spekulasinya lebih mudah dibanding yang memimpin lomba macam Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi. Maksudnya dari pada tertinggal jauh, kenapa tidak cari keberuntungan dengan melihat kondisi racing line mulai kering.

Pikiran Marquez juga begitu. Malah dia ingin segera mengganti ban yang cocok pada lintasan mulai kering pada race GP Jerman, Minggu 17 Juli 2016. “Ke luar lintasan karena salah pilih ban, tergoda dengan ban dipakai Valentino tipe lembut basah. Nggak cocok dengan gaya saya. Untung menggunakan metode motocross saat berlari di gravel. Sejak itu berpikir untuk ambil risiko ganti motor/ban yang slick, tapi menunggu beberpa lap. Sebab sudah jauh dari yang pertama,” kata Marquez yang tercatat di lap 17 masuk pit atau 13 laps to go ganti ban atau yang kedua masuk pit sesudah Andrea Iannone.

Andai Marquez tidak keluar lintasan dan masih satu rombongan dengan Dovizioso, Rossi, Danilo Petruci dan Jack Miller, dia akan berpikir banyak masuk pit. Tentu akan saling tunggu-tungguan dengan rombongan. Siapa yang masuk duluan? Karena itu bagian dari spekulasi tinggi. Apalagi komunikasi pembalap dan pit nggak ada sama sekali. Yang menentukan jenis ban adalah kru yang berada di pit.

Itu juga diakui Marquez, dia sempat bingung masuk pit antara motornya dipasangi intermediete atau slick soft. Menurut Marquez yang paling pas dengan dirinya slick dengan kondisi Sachsenring yang racing linenya mulai memutih, maksudnya kering. Dia cocok dengan ban model begitu di depan dan belakang medium. Untung timnya di pit satu pemikiran sama dia punya orang.

Marquez pun melejit usai ganti ban setelah memanaskan kompon dan baradaptasi sekitar 2 lap. Abis itu doski dapat ritme lincah menari. Bila yang masih pakai ban basah berlari 1:34 dia mulai memukul per lap 1:28. Ya dengan mudah mengejar ketertinggalannya dan malah berbalik jauh memimpin setelah rombongan depan baru berpikir ganti ban. Gila benar…  

“Memang gelo. Usai ganti ban saya tidak tahu posisi sebenarnya. Kemudian melihat ‘P1 20 detik’, wah berita baik,” tambah Marquez. “Padahal rencana awal hanya untuk mengontrol posisi Valentino, karena dia membalap cepat saat basah. Tapi saya kehilangan bayangannya setelah melakukan kesalahan. Ya sudah balap dengan feeling sendiri saja,” jelas Marquez. 

Tapi intinya, Marquez masih dengar perintah dari pit dibanding Rossi yang mungkin – ini hanya mungkin – sembari jadi pembalap juga juragan.  Marquez masih merasa anak buah bersama timnya. Dia hanya aktor sebagai joki. Begitu kira-kira yang membuat Marquez kian nyaman memimpin klasemen pada paruh musim 2016. Dia sudah unggul 48 poin dari Jorge Lorenzo dan dua seri lebih dari Rossi. Dua kali nggak ikut balap saja dia masih unggul 9 poin dari The Doctor. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

Hasil MotoGP Sachsenring, Jerman, Moto2, Moto3 Semua Sesi 15 – 17 Juli 2016  

MotoGP Sachsenring 2016 : Rossi Membandel, Podium pun Hilang

MotoGP Jerman 2016 Race Basah-Kering: Marquez Juara, Rossi Bikin Kesal Timnya Soal Ganti Ban

MotoGP Jerman 2016: Warm Up Hujan, Yamaha Was-Was, Pedrosa Tercepat, Marquez Jatuh

MotoGP Sachsenring 2016 Jelang Race: Tim Independen Sumringah Pulang Dari Jerman, Meski Gagal Total

 

BAGIKAN