nhk

MotoGP Sepang 2016: Burgess Muncul, Kritik Rossi Soal Target Lomba

Jeremmy Burgess, Valentino Rossi
Burgess dan Rossi

 

ManiakMotor – Fans setia Valentino Rossi pasti tahu Jeremy Burges yang acap disebut JB. Dia  adalah  juru strategi sekaligus Kepala Mekanik Rossi saat pertama masuk kelas primer pada musim 2000. Dia selalu di sebelah Rossi sampai akhir musim 2013 dengan hasil 7 gelar jurdun.

Sejak dipecat Rossi dan digantikan Silvano Galbusera, JB lebih suka menghabiskan waktu dan uangnya dengan bermain golf, tenis, dan mancing di negeri asalnya, Australia. Teknisi kawakan yang juga pernah megang Michael Doohan itu ogah bergelut dengan balap motor lagi. Dia menikmati MotoGP pun kini hanya lewat televisi.

Di GP Australia di negerinya sendiri, Burgess muncul dan langsung diwawancara motorsport.com seputar kiprah The Doctor saat ini. Opa berusia 63 tahun ini lantas bilang Rossi masih punya kemampuan menjadi seorang juara dunia dan tahun lalu hampir ia peroleh.  “Ia bukan pembalap tercepat di single lap, tapi ia masih tetap salah satu yang terbaik pada raceday,” tutur JB yang menilai kemampuan dan taktik Rossi justru menonjol saat balapan sesungguhnya.

Meski begitu, JB menyampaikan kritik penting untuk disampaikan kepada Rossi. Belakangan ini Rossi sering sekali bilang akan coba fight ke podium. Nyaris tak pernah lagi terdengar ia bilang akan tarung menjadi juara menjelang sebuah balapan. Menurut JB,kalimat itu justru melemahkan Rossi sendiri. “Ia harus pasang target juara dan kejar itu, bukan sekadar podium. Seorang juara dunia itu harus memenangkan banyak balapan,” lanjut JB yang juga mengkritik Rossi banyak  lakukan kesalahan sendiri musim ini, khususnya di Assen dan Motegi.

“Yang di Assen itu menjadi tanda tanya besar saya, soalnya Rossi normalnya tak akan jatuh jika sedang memimpin balapan,” pungkas JB.

Tapi kok jatuh ya? Andro