nhk

MotoGP Sepang 2016 Jelang FP3/FP4/Q2: Valentino Rossi, Kering Atau Basah Sekalian, Jangan Belang

Valentino Rossi MotoGP Sepang 2016 FP1 dan FP2, FP3

ManiakMotor – Bukannya meniru para ahli membaca pikiran seperti di sidang pembunuhan Mirna Salihin. Pikiran Valentino Rossi juga  boleh diterawang oleh yang sering mengikuti beritanya soal MotoGP. Terutama cerita  kondisi lintasan. Dia sih maunya kering sekalian atau basah sekalian, jangan belang alias kering sebagian dan basah sebagian.

Kalau belang memang kata Rossi berbahaya seperti terjadi di FP2 MotoGP di sirkuit Sepang, Malaysia pada 28 Oktober 2016.  Soal urusan bahaya ini bolehlah percaya pada The Doctor lantaran jam terbangnya paling panjang di antara peserta MotoGP. Dia bijaksana menentukan itu, bukan karena kendur nyali, tapi kondisi FP2 usai Sepang disiram hujan lebat, lantas mengering, tapi nggak semuanya.

Untuk apa kebut habis di sesi FP2, padahal riskan dan risikonya besar. Kan masih banyak sesi latihan lanjutan yang lain ya memang untuk latihan sembari cari set-up. Bukan begitu bro? “Ya memang begitu. Sesi sore (FP2) memang mengering di ujung sesi. Tapi ada beberapa patch yang basah. Itu sulit dilewati, harus hati-hari dan sangat terkonsentrasi. Berbahaya,” tegas Rossi yang hanya kelima dari akumulasi FP1 dan FP2 di hari pertama GP Malaysia. Tentu saja catatan terbaik Rossi di FP1 saat belum hujan.

Maksud Rossi berbahaya dalam kondisi belang, tipe ban sulit ditentukan. Berspekulasi dengan ban  slick, agar seluruh permukaannya tapak ban bersentuhan dengan aspal membuatnya  banyak grip, waktu akan tajam. Tapi bila keliru racing line dan menginjak bagian yang basah, ban slick langsung kehilangan kontak. Akibatnya mudah jatuh. Kalau sudah jatuh yang tinggal tebak saja kelanjutannya, masih lanjut balap atau lanjut ke rumah sakit.

Bila memilih ban sesui kondisi macam intermediate, ban antara kering dan basah, ya aman sih. Tapi waktu tak cukup cepat. Apalagi memilih tipe ban yang lebih basah lagi, ya tambah pelan. “Semoga selanjutnya seperti di FP1 yang semua waktu sesinya kering. Feeling cukup bagus,” harap Rossi yang di pertengahan sesi FP2 pakai ban intermediate tapi kalah di ujung sesi oleh mereka yang ‘nekat’ pakai slick.

Beda kalau kering seluruh lintasan, jelas semua pembalap menggunakan ban slick, tinggal adu tipenya. Begitu pula kalau basah semuanya, seluruh pembalap akan pakai ban basah. Nggak ragu dan ikut-ikutan. Bukannya Rossi nggak mau berjudi, tapi dia bijaksana, karena itu tadi masih ada sesi selanjutnya. Ito

BACA JUGA

Hasil MotoGP Sepang, Malaysia Moto2, Moto3 28 – 30 Oktober 2016

BAGIKAN