nhk

MotoGP Silverstone 2016 Jelang FP1/FP2: Jabat Erat, Salaman Rossi Dan Marquez, Artinya?

ManiakMotor – Jebat erat… tanda salaman yang spesial. Itulah yang terjadi antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Memang salaman benaran dan erat. Maksudnya tidak sekadar salaman. Tapi ini ala biker, hehe. Salamnya diawali seluruh telapak tangan saling genggam, lalu genggamnya berubah seperti main panco yang jempolnya saling tekan dan tarik. Akrab di depan kamera.

Terjadinya pada jumpa pers wajib menyambut GP Inggris di Silverstone pada Kamis 1 September 2016. Jabatannya tidak seperti biasanya bila keduanya di podium, yang ini bermakna. Lihat saja di foto. Ndak ada komentar soal salaman saling remas jari itu. Masing-masing hanya bercerita sesuai kapasitas menghadapi Silverstone. “Bila cuaca seperti hari ini (Kamis) yang kering, bisalah bermain cantik. Kalau basah, kami juga sudah ada resepnya,” sebut Marquez yang diberi kesempatan pertama bercerita pada jumpa pers tersebut.

Bisa jadi makna salaman yang sangat akrab itu menyangkut pernyataan Rossi sebelum ke Silverstone. Katanya dia akan antisipasi konspirasi seperti tahun lalu, andai Rossi bisa mendekatkan diri dengan point Marquez di klasemen.  Ya bisa saja terjadi. Tapi yang ini posisi Jorge Lorenzo yang balas jasa, hehe. Coba baca ini deh; MotoGP Silverstone 2016 Jelang FP1 Dan FP2: Rossi Bisa Kejar Point Marquez, Bakal Ada Konspirasi Jilid II.

Elmu kira-kiranya dan sangat prakirawan, sebelum melebar-lebar cerita Rossi itu lebih baik salaman dulu. Siapa tahu meredakan situasi. Lagian, Marquez saat ini sudah memimpin 53 point. Sudah berjarak, memang, yang sampai ronde 11 lalu, Rossi posisi kedua. Andai saja, Rossi juara terus, Marquez cukup kedua di akhir seri nanti masih tetap memimpin dengan 16 point. Tapi itu di atas kertas, di lomba beda lagi. Dengan salaman itu, masing-masing harus tahu dirilah. Begitu kalee, namanya juga kira-kira.

Rossi sendiri dalam kesempatan temu para kuli internet itu – dulu wartawan disebut kuli tinta – lebih banyak mengenang masa lalu. Katanya dia 2010 nggak bisa tampil di GP Inggris, lantaran masih cidera di Mugello. Selanjutnya dia berkutat dengan Ducati. “Tahun lalu saya bisa juara  dalam kondisi hujan. Namun siapa pun pembalapnya, pasti ingin balapan minggu ini berlangsung kering. Nah, saat kering ini Marquez dan Lorenzo sangat kuat di sini. Harus mendapatkan rahasianya untuk melawan mereka,” sebut Rossi yang dalam salaman terlihat macam mana gitu, mungkin kerena postrurnya lebih tinggi  sehingga menengok Marquez dengan ekor mata. 

Disebut memecahkan rahasia itu, soal larinya motor pada karakter Silverstone. Tentu saja lewat set-up M1 dan Rossi sendiri mencari celah jalur yang sama cepat dengan lawannya. Makanya jabat erat dulu sebelum bertempur di Silverstone dan segala kemungkinan pada seri-seri mendatang. Eit… jumpa pers itu sendiri selain Marquez, Rossi, dan Lorenzo, Marquez, ada   Eugene Laverty (PULL & BEAR Aspar), Hector Barbera (Avintia Racing) dan  Cal Crutchlow (LCR Honda). Ito

BACA JUGA

MotoGP Inggris 2016 Jelang FP1/FP2: Rossi Butuh Amunisi Ekstra Untuk Bungkam Marquez dan Lorenzo

MotoGP Silverstone 2016 Jelang FP1/FP2: Crutchlow Bikin Tiket Di Inggris Melonjak Drastis

MotoGP Silverstone 2016 Jelang FP1 Dan FP2: Rossi Bisa Kejar Point Marquez, Bakal Ada Konspirasi Jilid II

Motogp Inggris 2016 Jelang FP1: Lorenzo Canangkan Silverstone Awal Kebangkitannya

MotoGP Inggris 2016 Jelang FP1: Rossi Punya 3 Modal Kuat Untuk Kembali Finish Depan Marquez

BAGIKAN