MotoGP: Teknik Brivio Meramu Mir Juara Dunia, Suzuki Ecstar Juara Tim 2020

Brivio (tengah) sedang menanti juara dunia saat di MotoGP Valencia 2020

ManiakMotor – Setelah pembalap Suzuki meraih gelar juara MotoGP 2020 lewat Joan Mir, berikutnya yang ditelusuri kuncian Mir dengan Suuzuki bisa meraihnya. Belum lagi, Suzuki Ecstar juga juara tim 2020 dengan prestasi Alex Rins yang ketiga di klasemen dunia. Itu makin bikin penasaran.

Tentu saja yang mengatur manajemen tim yang tak lain adalah Davide Brivio. Dia kian dipuji karena pada saat di Yamaha, Brivio juga mempersembahkan banyak prestasi Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, “Bukan kebetulan Suzuki begitu kuat. Anda (Brivio) telah berhasil menggabungkan metode Jepang dengan pendekatan Italia-Eropa,” puji Rossi yang didukung fakta Mir juara dunia dan Suzuki juara tim.

Brivio sebelum terima pujian, itu mengisahkan saat memulai dengan Suzuki pada 2015. Dia menggambarkan mirip keadaannya dengan Yamaha pada 20 tahun lalu saat dirinya masuk ke garpu tala. Karena Suzuki sendiri terakhir juara dunia di kelas puncak pada 2000 lewat Kenny Roberts Jr.

“Ketika saya datang ke Suzuki, mungkin seperti di Yamaha 20 tahun lalu. Mereka rendah hati, berusaha mencari cara untuk sukses dan menang. Ketika mulai 2015, proyek ini akan cukup sulit. Dan mungkin lebih sulit lagi dengan hasil yang buruk, motor tanpa perlawanan, kinerja buruk dan sebagainya. Jadi yang harus menemukan kru yang termotivasi, bersemangat yang tidak mudah menyerah,” terang Brivio menyamakan dengan Yamaha 20 tahun lalu tapi belakangan berubah jadi percaya diri.

Masih kata Brivio, dalam keadaan awal dia masuk, Suzuki adalah bidang yang sangat terbuka. Ia mudah mudah menyesuaikan dan menciptakan kolaborasi yang mantap. Orang-orang Suzuki ‘penurut’, “Mereka mendengarkan dan dengan mudah untuk berbicara satu sama lain. Itu adalah perjalanan yang luar biasa,” puas pria Italia tersebut.

Lantas ia jelaskan Suzuki memiliki tiga sosok dari dari Jepang yang maksudnya orang pabrik. “Namun kebanyakan comotan dari tim privat, Moto2 atau sejenisnya. Bagi mereka  adalah pencapaian untuk jadi bagian dari Suzuki di MotoGP. Saya tidak ingin Suzuki hanya menjadi tempat bekerja standar. Makanya saat tercipta grup kuat, bersatu, dan punya komitmen penuh,” tambah Brivio.

Tentu saja selalu ada banyak perbedaan dalam sebuah grup. Itulah tugas manajer seperti Brivio, sehingga semua kru tetap bahagia untuk jauh dari konflik. “Itu normal, sama seperti di kantor atau tim sepak bola mana pun. Kami berusaha sebaik mungkin untuk melewatinya,” kiat Brivio.

Brivio juga sangat tahu sosok pembalap sangat penting, karena mereka aktornya, “Pembalap yang baik membuat tim akan jadi baik. Dan Anda bisa mlihat kekuatan tim kami saat di masa-masa sulit,” tutup Brivio tanpa menjelaskan jauh.

Karena telah dijelaskan dari cukup hasil yang didarpat duet Mir dan Rins pada MotoGP 2020. Miolo

BACA JUGA

MotoGP: Sedih Dovizioso 8 Tahun Di Ducati, 3 Runner-Up, Lalu Dilupakan Putus Kontrak..!

WorldSSP 600: Tahun 2021 Galang Hendra Dengan Ten Kate Yamaha, Tim Profesional..!

MotoGP: Liburan Mewah Akhir 2020 Lorenzo Dan Biaggi Di Dubai, Bekas Musuh Rossi..!

MotoGP: Kevin Schwantz Nasehati, Quartararo Ngerti Dan Perbaiki 2021..!