nhk

MotoGP: Waspada Pada Scott Redding Di Ducati GP15, Ancaman Nyata Rossi Dan Marquez 2016

ManiakMotor – Waspadalah pada Scott Redding. Percaya dirinya tiba-tiba meninggi. Dia bilang bukan skillnya yang salah di tahun-tahun sebelumnya, tapi motornya. Dia tak sebut tahun pertama naik ke MotoGP pakai Honda versi Open Class dan tahun kedua pakai satelit yang bikin keterampilannya stagnan.

Redding seperti temukan jati diri di jok Ducati GP15 milik Pramac Ducati yang dibelanya 2016. “Baru dua kali punya kesempatan pakai Ducati, perbedaannya sangat jauh dengan motor terdahulu. Setiap diubah variasi set-up Ducati, reaksinya juga langsung terasa apa maunya perubahan setingan tersebut,” kata Redding sembari cerita bila motor mau diajak sesuai feeling dengan sendirinya percaya diri akan muncul. Makin berani, nekat juga.  Kan motor mampu. “Seperti itu, makin yakin dengan Ducati,” timpal Redding.

Baru dua kali coba GP15, yakni dari test resmi Valencia awal November 2015 lalu. Di test pertama ini Redding hanya ke-13.  Yang kedua akhir November 2015 ketika test privat. Di test pribadi ini makanya bisa jadi ukuran. Redding satu-satunya yang boleh berlari 1 menit 38 detik. Jangankan yang lain macam Dani Pedrosa, Marc Marquez dengan Honda RC213V saja digulungnya karena hanya berlari 1 menit 39 koma kecil. Bahkan Marquez di hari terakhir dua kali jatuh mengejar time Redding.

Bukan kebetulan, karena hari kedua test Redding menempel Marquez dengan catatan yang tipis. Disebutkan pula kecepatan rata-rata Redding saat itu, sebelas dua belas alias dekat-dekat dengan time tercepatnya. Maksudnya konsisten. Memang, dua Ducati GP16 muncul juga di test ini, namun hanya sehari, jadi sulit jadi ukuran. Saat itu sih kalah dari Redding.    

Bisa saja bukan motor dulu yang salah, tapi memang gaya mengendara Redding langsung cocok dengan GP15. Redding ini di Moto2 punya gaya tak kalah dengan Marquez soal serudukannya, kalee saja itu yang pas mengebut dengan GP15.  Basisnya Redding juga tak kalah asyik dengan teman-teman seangkatan dari Moto2 macam Marc Marquez dan Andrea Iannone. Di sana mereka sama-sama juara dari kelas menengah tersebut. Sama-sama nekat.   

Dan juga waspada, aturan yang diterapkan 2016 terutama ECU tunggal bagian mengangkat tim macam Pramac ikut bercerita. Maksudnya skill joki akan dominan. Boleh jadi, Redding akan mengapung oleh aturan tersebut. Berarti ancaman buat Marquez sekalian Valentino Rossi yang masih berambisi 2016.  Ito    

BACA JUGA

MotoGP 2016: Rossi 15 Tahun Lebih Perkasa Dari Umurnya

MotoGP: Regulasi 2016, Mesin Beda Karakter, Ban Membengkak

MotoGP Jelang 2016: Rossi, EGP Dengan Marquez Dan Lorenzo, Lebih Penting ECU Dan Michelin

MotoGP 2016: Ditegaskan Kembali Aturan ECU Baru Untuk Pemerataan, Itu Kata Dorna

MotoGP: Honda Dan Yamaha Akan Sibuk Geser Tenaga Ke Atas 2016

BAGIKAN