nhk

MotoPrix 2013 Region Sumatera, Dikepung Pembalap NHK

 


ManiakMotor – Itu untungnya disinggahi Pekan Olahraga Nasional (PON). Paling tidak untuk cabang olahraga bermotor meninggalkan bekas sirkuit mini yang permanen. Di sisi lain juga menyisakan korupsi menggunung. Urusan koprusi, itu urusan koruptor dengan Tuhan. Sirkuit eks PON Bangkinang, Kampar, Riau misalnya, lumayan to, bisa dipakai seri pertama MotoPrix Region 1 atau Sumatera, 23 – 24 Maret 2013.

Sirkuit yang panjangnya 1.200 meter dengan 13 tikungan, delapan menikung ke kanan dan sisanya ke kiri, bukan lurus saja. Tetapi, “Skill tidak keluar semua karena pas balap masih ada genangan. Air tidak bisa mengalir, karena drainasenya tersumbat karena tidak terawat, akibat hujan deras sebelumnya,” sebut Zefri Hadi, pembalap Sumatera Utara yang memperkuat BTKS NHK Pertamina Enduro.

Lho kok tahu yang sirkuitnya nggak dirawat? Biarlah itu urusan lain. Urusan Zefri adalah mencapai juara.  Itu yang ia lakukan dalam lomba MP1 alias underbone 125 cc seeded.  Zefri hanya gagal mengejar Ardy Satya Sadarma. Untung Ardhy nggak berhak dapat poin di region 1, karena dia aslinya pembalap region 2 alias Jawa.  Ardy lumayan hapal dengan sirkuit Bangkinang. Maklum, saat PON tahun lalu dia salah satu yang mendongkrak medali Jawa Tengah di sirkuit yang kontroversi soal korupsi itu.

Ardy baru bisa keok di MP2 atau underbone 110 cc seeded. Dia mendapat kepungan dari tiga  pembalap dari tiga provinsi di Sumatera. Misalnya Tony Rahmawan (Sumut) yang memperkuat HND Indako NHK FDR T7R atau Boy Ardy  (Sumbar) yang membela Yamaha SSRT NHK. Kedua pembalap ini malah lumayan meninggalkan Ardy di lap-lap akhir.  “Saya tidak peduli dengan genangan. Yang penting pegangan pada setang tetap kuat dan fokus ke depan,” jelas Tony.

Makanya, Ardy dipaksa harus melawan Rizky Yoanda, pembalap tuan rumah yang berbendera Yamaha NHK IRC Aneka Jaya. “Menurut saya pengetahuan sirkuit  untuk pembalap senior semua sama. Menghapal sirkuit itu cuma butuh 6 lap dan dasar-dasar untuk mengambil racing line sudah otomatis bisa didapat. Nanti untuk memperdalam kecepatan, bisa dilakukan saat QTT dan lomba,” cerita Ardy yang memperkuat Suhandi Padang 88 tersebut.

Buktinya dari yang juara di dua kelas bergengsi tersebut bukan pembalap tuan rumah. Kan semestinya tuan rumah punya pengetahuan lebih soal sirkuit Bangkinang. Kok yang juara malah dikuasai Sumut. Lebih penguasa lagi tim yang ada logo NHK-nya. Walah, walah… Ghal

BERITA TERKAIT:

Hasil Lomba MotoPrix Seri-1 Region-1, Riau, 24 Maret 2013

Launching Tim MotoPrix NHK Untuk Region 1 Di Riau

MotoPrix Serang 2013; Oktan Pertamax Plus Stabil, Avgas Ngaco..?

MotoPrix Serang 2013; QTT Pakai Transponder, Ada Penyisihan Lagi..??????

MotoPrix Serang 2013; Final MP1 (125 Cc Seeded), Juaranya Bobby Anasis

BAGIKAN