nhk

MotoPrix 2014 Jelang Jogja; Panas, Istimewa, Dan Mengusik Tahta Juara

 

ManiakMotor – Minal Aidin dulu, pasti seperti itu setiap komunitas balap motor saat bersua di seri ke-6 Motoprix (MP) Region Jawa. Seri ini masih suasana lebaran karena akan diputar pada 2-3 Agustus di sirkuit Mandala Krida, Jogjakarta.

Habis maaf-maafan langsung panas lagi, lantaran persaingan ketat. Apalagi event digarap Venture Sport Club (VSC) dimainkan di sirkuit yang melegenda. Rider muda asal Jogja macam Galang Hendra (Yamaha Yamalube TDR NHK Yonk Jaya), Rheza Dhanica (Yamaha Yamalube TDR FDR Trijaya) tak akan membiarkan ‘kandang’ mereka diacak-acak pimpinan klasemen MP1 dan MP2 Agus Setyawan (Yamaha Yamalube RPM NHK FDR AHRS SSS Creampie MRT).

Di klasemen sementara, Galang terlempar dari 5 besar MP1 dan MP2. Tapi motivasi bocah itu bisa saja berlapis demi kehormatan Jogja, gudang pembalap bertalenta.  Sedang Rheza tertinggal 46 angka di MP1 (posisi  5) dan 42 di MP2 (posisi 4) dibanding Agus (Solo), Rheza paham di Mandala. 

Mereka siap menghadang misi Agus kawinkan gelar jawara MP1 dan MP2 di region II. Termasuk  Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK FDR Ridlatama), Richard Taroreh (Yamaha Yamalube TDR NHK Yonk Jaya) juga Willy Hammer (Astra Motor Racing Team). Ketiganya pembalap luar Jawa, namun di awal ‘hijrah’ ke MP Jawa menimba ilmu di Mandala.

Kian panas dengan permainan rider ‘kawakan’ yang hafal titik-titik Mandala Krida seperti Gilang Pranata Sukma (Honda Yonex), Fedri Efendi (Yamaha Ridlatama) dan Ardy Satya Sadarma (Honda ASP). Ketignya, pembalap senior. Kolo hapal sirkuit, juga mudah dapat settingan. Itu maksudnya. “Saya juga sering main di Jogja, kok,” jawab Agus soal hadangan yang menantinya.

Waskito Ngubaini alias Merit selaku juru korek Jupiter Agus menyebut belum ada perubhan signifikan. Ramuan dasar tetap dipertahankan dengan spare part yang segar semua. “Ini lagi dalam perjalanan menuju Jogja. Mudah-mudahan besok sudah bisa setting sesuai tipikal lintasan. Agus tetap pakai Jupiter karbu,” sebut Merit dalam pesan singkatnya.

Pun begitu Hariz Shakti Wibowo alias Mlethiz pada Jupiter Rheza. Katanya, pertimbangan pakai injeksi atau karbu tetap pada tipikal lintasan. “Mandala Krida cocok dengan karbu,” kata Mlethiz yang sudah kembali pulih pasca kecelakaan beberapa waktu lalu.

Singkatnya, minggu ini masih dalam suasana idul fitri. Perang batin pasti dialami semua pembalap dan tim, di saat yang lain masih larut dalam suka cita pada hari kemenangan mereka.  Makanya Selamat Idul Fitri 1435, Mohon Maaf Lahir Dan Batin, walau terjadi senggol-senggolan di lintasan, ya namanya juga pasar senggol. Ardel

BACA JUGA         

Road Race 2014 Cimahi; Ngabuburit Race Jabar Versi TNI

MotoPrix 2014; Klasemen Sementara Region Jawa Dipegang Agus Setiawan

MotoPrix 2014 Serang-Banten: Sirkuit Banjir, Tetap Gas???

                          

BAGIKAN