nhk

MotoPrix 2014 Jogja; Agus Vs Sulung, Galang Terlempar Kualifikasi MP1

 

 

ManiakMotor – Jual beli dan  duel-duelan. Seperti itu klasemen MP1 atau Bebek 125 cc TU Seeded  di seri ke-6 Motoprix (MP) Region 2  (Jawa). Agus Setyawan dan Sulung Giwa ketat untuk menuju tercepat di kualifikasi diikuti 29 pembalap di sirkuit Madala Krida, Jogja, Sabtu 2 Agustus 2014. Enak dinikamti jalannya QTT tersebut, bagi penikmat balap bebek. Bebek punya kesulitan tersendiri memacunya, loh. Lha wong sokbrekernya saja kecil-kecil, cui.

Agus yang pasti lahir di bulan Agustus itu pembela Yamaha Yamalube RPM NHK FDR AHRS SSS Creampie MRT. Sedang Sulung dari Putra Anugrah NHK KYB FDR SSS Excel Ardian’s Creampie. Keduanya sepanjang sesi saling mengalahkan dan tetap ada pemenangnya. Agus yang sukses menurunkan badan sebanyak 4 Kg itu, hanya unggul tipis 0.075 detik. Semoga duel belanjut ke race day, Minggu 3 Agustus.

Keduanya sepaham bahwa lintasan stadion Mandala Krida harus dimainkan dengan sabar. Ya semua sirkuit hakekatnya begitu, sabar agar tetap di jalur yang tercepat. “Saya nggak perlu kaget dengan catatan lawan, tapi tetap fokus pada jalur sendiri sesuai settingan motor,” bilang Agus. “Sebenarnya saya juga begitu, tapi ada beberapa bagian aspal terkelupas yang sering bikin kaget,” timpal Sulung pada lintasan Mandala yang sebenarnya telah ditambal dengan cor.

Waskito Ngubaini alias Merit selaku kliker Jupiter karbu Agus menyebut, kali ini pakai knalpot yang diameter perutnya yang lebih besar dan gigi rasio. Untuk ukuran diameter perut yang dimaksud Merit tak dirinci,”Ini untuk putaran atas yang lebih jalan, termasuk set-up ulang rasio gigi 4. Terakhir pakai 23/26 sekrang coba 22/25,” sebut Merit yang makin sumringah itu.

Pertanyaan ke mana jagoan muda Jogja macam Galang Hendra (TDR Yamaha NHK YONK JAYA) dan Rheza Dhanica (Yamaha Yamalube TDR KYT FDR TRIJYAYA). Rupanya, kedua pembalap punya masalah pada performa motor.  

Galang sebut motornya kali ini seperti lari ‘kura-kura’. “Tahun ini terberat. Masuk seri 6, performa motor belum juga prima. Dengan mesin beda di IRS lalu, saya bisa bicara. Semoga jadi pengalaman buat ke depan,” komentar Galang yang harus terlempar dari persaingan 24 besar di kelas ini.

Pun begitu diakui oleh Hariz Shakti Wibowo alias Merit pada motor Rheza, katanya ada problem dengan kompresi yang bocor. Tapi beruntung Rheza masih ada di grid ke-15 untuk babak final esok.

Ada lagi Jupiter Z1 Fedri Effendi (YamahaYamalube NHK FDR Ridlatama). Seperti kisah lama yang terulang,  Z1 korekan Widya Krida Laksana alias Gendut itu spesilias kualifikasi, kerap masuk 10 besar. Tapi melempem di pertarungan sesungguhnya. Untuk itu Gendut masih enggan bicara lebih banyak, ia masih serius berkutat dengan mesin. Untung Syahrul Amin, rekan setim Fedri bisa ketiga. Bocah asal Sulawesi yang ber-KTP Jatim itu bisa jadi merepotkan jual-beli Agus dan Sulung.  Makanya, jangan dijual-dijual! Ardel   

BACA JUGA

Hasil MotoPrix (Jawa) Mandala Krida, Jogjakarta 2 – 3 Agustus 2014

MotoPrix 2014 Jogja; QTT MP2 Adu Set-Up Pada U-Turn! Motor Lincah!

MotoPrix 2014 Jelang Jogja; Panas, Istimewa, Dan Mengusik Tahta Juara

 

 

 

    

BAGIKAN