nhk

MotoPrix 2014 Purwokerto Final MP2; Sulung Juara Rgion, Amin Nge-T Agus, Ia Diskorsing Dari Balap!

 

ManiakMotor – Nge-T itu nggak sportif. Buktinya Sharul Amin (Yamaha Yamalube NHK FDR Ridlatama) karena sengaja menabrak dari samping Agus Setyawan hingga kedua motor jadi bentuk ‘T’, diskorsing 30 hari tak boleh terlibat di balap motor. Tindakan keterlaluan Amin ini berlangsung di seri pamungkas MotoPrix region Jawa di Gor Satria, Purwokerto, Jateng saat final MP2 atau Bebek 110 Seeded  pada 19 Oktober.

Berawal dari prolog Orin Sugawa yang MC sekaligus promotor Bio Racing Organizer  penyelenggara seri 9. Ia memanaskan final MP2 yang memang panas. “Suluuunggg…. kolo you kalah lagi, sakitnya tuh ada di sini,” kata Orin sambil melirik Agus Setyawan (Yamaha Yamalube RPM NHK FDR AHRS SSS  Creampie MRT) yang ada di grid belakang Sulung persis.

Terpaut hanya 1 point pertarungan Sulung Vs Agus paling ditunggu ribuan penonton yang memadati GOR Satria. Orin mengambil peran di situ buat hidupkan suasana yang mendadak adem lantaran habis diguyur hujan. Di satu sisi Syahrul juga berpeluang mengunci juara region dengan tertinggal 6 poin dari Sulung dan 7 poin dari Agus. Panas kan!

Benar saja, terjadi insiden yang melibatkan antara Agus dan Amin pada lap ke14.  Dari pantauan portal ini, dipicu ‘adegan’ Amin yang nge-’T’ Agus dengan telak dan sengaja.  Usut punya usut, Amin ‘nekat’ melakukan itu, lantaran merasa di out-kan oleh Agus. “Jadi saya hanya membalas,” jelas Amin.

Atas pristiwa itu, pihak Agus melayangkan protes tertulis yang artinya resmi dengan uang protes, “Segala pertimbangan, kami memberikan sanksi. Sanksi ini bersifat pembinaan kepada Amin. Dia  diskorsing 30 hari ndak boleh terlbat dalam balap,” kata M. Taufik selaku ketua dewan juri yang diangguki Toddy Andries sebagai panasehat. 

Kembali ke jalannya lomba, awal lap Sulung yang ada di grip depan berhasil melesat. Menariknya, Sulung digempur rider Honda Diaz Kumoro Jati (Honda GCX), Willy Hammer (Astra Motor Racing Team Jogja), Gilang Pranata Sukma (Honda Yonex), dan Ardy Satya Sadarma (Honda ASP).

Crew skuad Honda tanpa melihat tim mana, justru saling mendukung. Gempuran Honda berhasil ambil alih Sulung Giwa. Adalah Diaz  yang sakses memimpin beberapa lap berikutnya dengan jarak cukup jauh. “Tapi malapetaka datang saat ada insiden antara Agus dan Amin. Beberapa crew masuk ke lintasan, karung pembatas pun ada yang dilempar ke trek. Situasi itu bikin panik dan aku pelankan motor, saya pikir akan dihentikan dulu. Ternyata malah terus,” kesal Diaz yang mengaku Blade-nya lagi top performa. 

Sulung yang sebenarnya lagi fight dengan Agus dan berada di barisan belakang rider Honda tadi, berhasil memanfaatkan kemelut Amin yang nge-T Agus. Dari pengamatan langsungi, Sulung justru tak menurunkan putaran mesin. Wkwkwk.. Ia  menyodok  dan finish terdepan. “Apa pun alasannya, ini adalah berkah buat tim dan saya. Saya juara region Jawa MP2. Tahun depan saya sudah tak bersama tim ini. Terimakasih untuk mereka,” bilang Sulung yang diproyeksi main di IndoPrix musim mendatang.

Pastinya, sportifitas tetap harus terdepan. Yang nggak sportif nggak usalah terlibat di balap, nanti kayak bola, berantam muluArdel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Purwokerto, Jateng, 18 – 19 Oktober 2014

MotoPrix 2014 Purwokerto; Final MP 1 Willy Juara Seri, Agus Kunci Juara Region!

       

BAGIKAN