nhk

Motoprix 2014 Solo Race MP1; Agus Tiada Lawan, Kompresi Motornya Melengking

ManiakMotor – Disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, MP1 atau Bebek Tune-up 125 cc spesial bagi Agus Setyawan. Tuh si Roy termehek-mehek lihat balap bebek. “Wah saya kan tahu ini balap motor. Masa muda saya sering nonton,” kata si Menpora itu di sirkuit Manahan Solo, Jateng saat race MP1, Minggu 4 Mei.

Okelah kolo tahu, makanya atlet balap motor dibantu dong bos, jangan melulu bola yang diperhatikan, ribut melulu pula. Ya di IMI juga ‘kusut’ sih, tapi diam-diam alias nggak kedengaran tapi terasa.  Nah macam Agus Setyawan ini jangan sampai tua di balap bebek, hehe. Agus memang  menawan sejak  QTT MP1 kemarin. Ia paham memanajemen 9 tikungan (6 kiri dan 3 kanan) Manhan yang didominasi tikungan balik.

Meski sempat ada perlawan di lap awal, berikutnya Agus yang bernaung di Yamaha RPM NHK FDR AHRS SSS Creampie MRT itu melenggang. Kompresii mesinya jalan. Cabut-cabutnya  cepat yang dibutuhkan di tikungan balik arah. “Model lintasan begini rpm tak boleh turun drastis. Perbandingan kompresi naik, saat QTT 12,5:1, hari ini 12,65:1 (buret turun 0,1 cc),” jelas Waskito Ngubaini atau Merit yang di seri pertama Sentul Kecil hanya pakai kompresi tak sampai 12 banding 1.

Posisi kedua ditempati Asep Kancil (AG Tuned Racing Team NHK Faito). Asep yang di QTT kemarin  ketiga sempat tempel Agus di awal lap. Ketika start keluar R1 ia sempat hole sot atau keluar di tikungan pertama yang terdepan. “Pperforma Jupiter Agus lagi top performa. Sudah berusaha menahannya, tapi makin saya makin keteteran,” komentar Asep.

Pasukan Honda sempat ada harapan pada Gilang Pranata Sukma (Honda Yonex NHK FIM WRX UMC). Gilang yang optimis memberi perlawanan pada 5-6 lap awal. Ia tempel Asep dan Agus di posisi ketiga. Tapi justru berikutnya Gilang ‘hilang’ dari peredaran, makanya sejak itu persaingan pembalap baris depan tak lagi menarik.  Lha kan Yamaha keduanya.

Posisi ketiga yang menarik  antara Syahrul Amin, Richard Taroreh, dan Ivan Atmaja. Lalu kemana Willy Hammer? “Settingan motor tak juga ketemu, malah jadi trouble,” kesal Willy yang DNF alias gagal finish. Ardel     

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Solo, Jateng, 3 – 4 Mei 2014

Motoprix 2014 Solo Race MP2; Agus Vs Amin Drama R3, Agus Heroik Di Kampungnya !

Motoprix 2014 Solo; Koreksi Rasio, Syahrul Amin Rebut QTT MP2!

Motoprix 2014 Solo; Agus Setyawan Menawan Di QTT MP1!

 

 

BAGIKAN