nhk

MotoPrix 2015; Bibit Unggul Honda, AM Fadly Malah Cabut, Ironi..!

 

 

ManiakMotor – AM Fadly (Honda ASP) sukses membetot  perhatian di road race kelas bebek sepanjang musim 2014 ini. Dialah salah satu contoh bibit potensial binaan Honda yang diproyeksi ke level tinggi. Mengunci MP3 atau Bebek 125 Pemula di motoprix region Jawa, juara umum HRC3 dan 4, dan juara di Asia Nation Cup (ANC). Itulah beberapa prestasi yang diukir bocah 14 tahun itu. 

Namun ada kabar Fadly malah pindah ke pabrikan lain saat final Honda Racing Championship (HRC) Semarang lalu. Cukup ironi.  “Ndak masalah mereka ke mana selanjutnya. Intinya Honda menjembatani prestasi anak muda seluruh Indonesia. Nggak pandang dari mana mereka berasal,” kata Anggono Iriawan, manager safety riding and motosport PT Astra Honda Motor (AHM).

Maksudnya, bahwa pabrikan semacam Honda memang target utamanya adalah promosi yang di dalamnya menciptakan ikon. Toh, itu  pilihan ada di tangan pembalap! Tapi kalau portal ini bilang, lebih baik setia. Itu akan kelihatan santun dan beretika seperti yang diperlihatlan para talenta-talenta yang sakses di dunia.

Kendati Honda nggak kehabisan stok bibit, karena terus dibangun. Misalnya ada nama-nama seperti Irvan Adriansyah (Simple Concept), Yogha Dio Syacputra (Honda Yonex), Hadi Faisal-Reza Hanum (Honda Golden) dan sebagainya. Mereka masih muda dan skill full! Termasuk kelihatannya didukung keluarga.

Coba dengar Pepen Purnama yang sukses mengorbitkan Aditya Pangestu dan Andi Gilang bersama Honda. Katanya jalur penjenjangan yang disiapkan Honda sudah tepat alias right track to world.

“Memang itu pilihan yang harus dihargai siapapun juga. Pilihan itu kembali ke pembalap. Mungkin dia ingin suasana baru. Toh, Honda sudah siap segudang dengan young guns yang tak kalah potensinya,” komentar Pepen yang kabarnya bakal ‘ambil alih’ Yogha Dio. Maklum, ada selentingan Honda Yonex off musim depan seiring pindahnya Gilang Pranata Sukma, seeded andalan mereka ke tim lain.

Kabar lain juga menyebutkan kalo Irvan Adriansyah diproyeksi main di kelas sport di IRS. Padahal, ini adalah tahun pertama bagi putra sulung tuner kawakan Aar Wibowo ikut balap aspal (sebelumnya motocross). Tapi sepertinya, Honda melihat lain dari potensi Irvan. “Dari skill, postur tubuh, fisik, sepertinya memang lebih pas bila main di sport. Itu contoh penjengjangan yang dimaksud,” nilai Dimas Ekky Pratama, salah satu rider andalan Honda di sport. Ardel    

BACA JUGA

HRC 2014 Final Semarang: HRC1 Mengangkat Kembali M.Fadli, Hammer Juara Umum!

OMR Suzuki Satria FU 2014 – 2015, Ada Enam Seri, Mulai Akhir Desember

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353