nhk

MotoPrix 2015 Jogja; Kualifikasi, Z1 Amin Konsisten, Z1 Ashwin Menggebrak! Yamaha Lagi…

 

ManiakMotor – Lumayan ada kejutan di sesi kualifikasi atau QTT (Qualifying Time Trial) di MotoPrix (MP) region 2 (Jawa). Ini adalah seri ke-4 yang berlangsung di sirkuit Stadion Maguwoharjo, Jogja (30-31/5). Setelah sempat ditunda, akhirnya Venture Sport Club (VSC) berhasil mengadakannya. Sehingga kejutan injeksi bersambung di setiap serinya.

Brosist juga tahu bila di seri sebelumnya (Tasikmalaya) Jupiter Z1 yang digeber Syahrul Amin yang mencuat. Motor milik  Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin Bahtera Racing Team ini, kualifikasi di Jogja ada di posisi kedua di MP1 atau Underbone 125 cc.  Z1 yang dikorek Widya ‘Gendut’ Krida Laksana itu mencetak 46.559 detik.

Best time Z1 itu dibuat persis dengan time Reynaldhi ‘Rere’ Pradhana (Yamaha Yamalube Bein WHK35 FDR NHK). Bedanya, Rere dapatkan di lap ke-9, Amin cetak di lap ke-12. Toh, tetap aja gap mereka 0,000 detik. Itu pertanda bahwa omongan Rere di Tasikmalaya lalu bisa terbukti, bahwa Rere ingin ulang kembali duel dengan Amin. Coba deh buka lagi, http://maniakmotor.com/index.php/roadraces/motoprix/8682-motoprix-2015-tasikmalaya-akhirnya-final-mp1-z1-injeksi-podium-rere-juara.

Sementara MP2 (Underbone 110 cc) lumayan juga. Yakni menempatan Diaz Kumoro Jati (Honda GCX)  tercepat kedua di antara kepungan pembalap Yamaha. Ini adalah catatan kualifikasi terbaik pembalap Jogja itu dari beberapa seri MP yang sudah berlangsung.

Diaz yang kabarnya mendapat wild card di ARRC (Asia Road Racing Championship) Minggu depan, seolah punya motivasi. Maklum, Jogja adalah kandangnya. Tapi kejutan diantara kejutan adalah hasil yang didapat Ashwin Sanjaya dari tim Yamaha Yamalube KYT TDR IRC Tri Jaya. Ashwin menggunakan  Z1 korekan Haris Shakti ‘Mlethiz’ Wibowo itu tercepat ke-2 di kualifikasi MP3 (Underbone 125 cc pemula).

Ini adalah kali pertama Z1 tim milik Rudi Hadinata itu diturunkan di MP Jawa. Bahkan, diungkap oleh Mlethiz ini ‘proyek’ obsesi yang hanya dikerjakan selama 3 hari. Ya, obesi alias pembuktian bahwa Z1 korekannya pun bisa laju. “Kalo menang dengan karburator itu biasa, injeksi bisa podium itu mantap. Makanya, mendengar Tri Jaya akan turun dengan injeksi, saya bersemangat untuk tengok langsung,” yakin Supriyanto, Manager Motosport Yamaha Indonesia.

Memang ini masih kualifikasi, alias segala kemungkinan masih bisa terjadi dalam mengejar podium. Tapi, portal ini jadi saksi spirit lebih Mlethiz,”Hasil terakhir saat dyno, tenaganya sudah dapat 21,5 dk. Ini masih dengan ECU bawaan Z1 Jepang,”ungkap Mlethiz seraya menyebut kombinasi final gir 14/46.  

Mlethiz juga menyebut layout sirkuit dengan variasi 8 tikungan berlawanan arah jarum jam, formulasi rasio jadi kuncian. “Ada revisi pada rasio, utamanya di gigi 2 dan 3.  Gigi 2 dari 17/32 jadi 16/31, gigi 3 18/25 jadi 18/26,” rinci Mlethiz. Ardel

BACA JUGA

Hasil MotoPrix Jogjakarta 30 – 31 Mei 2015

MotoPrix 2015; Yamaha Yamalube BTKS NHK FDR, Terbaik Dengan Potensi Lokal!

MotoPrix 2015 Tasikmalaya; MP5-6 Super Mario, Didikan Hendriansyah Racing School

 

BAGIKAN