nhk

MotoPrix 2015; Pembalap IP 2013-2014 Dilarang Keras Ikutan, Nah Lo! Regulasi Lebay

ManiakMotor – Mundurnya pasukan di Honda di IndoPrix (IP) mencuatkan kabar bahwa beberapa pembalapnya akan ‘turun kasta’ di seri MotoPrix 2015. Makanya, MP 2015 khususnya region Jawa diprediksi akan lebih ‘hot’.

Wawan Hermawan (Ciamis) yang tahun ini bergabung di Astra Motor Racing Team (ART) Jogja salah satu pembalap yang siap tarung di MP. Juga I Gede Arya Kurniawan (Honda Daya). Tapi apa jadinya bila regulasi terkini (buku kuning) melarang keikutsertaan mereka di MP.

Coba saja baca seksama aturannya di foto ini. Menyoal, ini beberapa pihak memang memberikan reaksi yang berbeda. Ada yang pro dan ada  juga yang kontra dengan berbagai argument. “Regulasi ‘lebay’… dilarang aja, nggak usah pakai dilarang keras..???,” komentar Suroto akrab disapa Toto ART yang makin kesal lantaran di level OMR pun dilarang. Wew..

Karena regulasi lebay itu event-event yang bebas menjadi ramai. Maklum peserta balap itu tak melulu tujuannya prestasi ke dunia yang sampai sekarang Indonesia belum mendunia. Ada sih tujuannya prestasi, tapi lebih banyak hobi dan dagang bila di Indonesia. Kalau itu yang dipukuk kan otomatis muncul bakat. Sebab kalau cerita regulasi tujuannya prestasi ya mestinya Indonesia sudah puluhan tahun lalu berprestasi, paling tidak sudah ada juara Moto3 dan Moto2.

Coba lihat FUN Race di Sentul yang pesertanya bermain sampai 500-san peserta, karena regulasinya yang tidak mengikat dan sok tahu eh lebay maksudnya. Di sana mereka sekadar menyalurkan balap yang nggak ada cita-cita mengalahkan Marc Marquez, hehe. Belum lagi drag bike yang pamornya mengalahkan road race, karena regulasi tersebut.  Padahal kalau dipikir pendaftaran FUN Race juga sama dengan event resmi, loh. MM

BACA JUGA

Corsa Matic Race Serang, Banten 2015: Balapan Tanpa Persneling Tetap Ada Peminat

MotoPrix 2015; Region 2 Dibanjiri Pemula Luar Jawa

 

BAGIKAN