nhk

MotoPrix 2016; Ajuan Regulasi dan Jadwal, Diprotes Sangat Keras, Mepet Semua!

 

ManiakMotor – Kepastian regulasi dan jadwal mutlak perlu bagi tim-tim pelaku MotorPrix (MP). Hubungannya banyak, terutama budget tetang riset dan nafasnya tim. Memang sudah ada usulan draft regulasi dan jadwal musim 2016. “Tapi itu masih tunggu ketok palu di Rakernas PP IMI yang direncanakan di Surabaya, Jatim, pertengahan Februari ini,” kata Eddy Horison dari Biro Olahraga Motor PP IMI.

Itu usulan regulasi belum bisa dipegang dan masih rentan berubah. Apalagi, di situ terdapat perbedaan satu sama lain, “Ambil contoh soal ukuran diameter klep dan throttle body (TB), beda merek beda ukuran. Ya nggak adil dong. Soal kelasnya sih sudah hampir pasti,” bilang Slamet Suroto, Manager ART Jogja, salah satu tim yang aktif di MP Jawa. Soal kelasnya coba baca ini;   Road Race: Usulan Perubahan Peraturan Balap Motor 2016, Ada Yang Punya Usul???

“Pada kelas pemula yangg ada perbedaan misal diameter klep di MP3 UB 150 adalah 29 mm dan TB di MP5 UB 150 maksimum 30 mm. Padahal Suzuki 150 yang standar saja sudah 32 mm,” lanjut Toto sapaan akrab pria yang sudah malang melintang di balap tanah air.

Menunggu dalam ketidak pastian. “Regulasi dan jadwal kok tunggu ketok palu. Macam mana tuh? PP IMI seharusnya melakukan perubahan!! Deal soal jadwaldarn aturan pakemnya sebelum seri final tahun sebelumnya, agenda  dan regulasi untuk tahun berikutnya sudah release, bukan tahun berjalan, ini pun Februari?” protes Fritz Yohanes, pemilik Yamaha Putra Anugrah asal Wonogiri, Jateng.

Tim ini jauh hari sudah melaunching formasi tim, pertanda siap tempur. “Emang dipikir riset itu mudah, satu dua hari jadi? Persiapan yang mepet dan budget. Ekonomi lagi sulit, bertahan balap saja sudah untung.  Team yang puny budget longgar tidak ada masalah dengan jadwal yang mepet, tapi itu ada berapa tim,” lanjut Fritz.

Segitunya, planning tim tetap kudu jalan, ”Kita bikin strategi  A dan B untuk riset mesin, guna memperkirakan kemungkinan regulasi. Ya ini kan butuh dana besar. Tim kami hanya main di seeded, cuma memperhatikan kelas yang baru UB150. Variatif regulasinya tidak banyak, sementara kita riset UB 150 dengan part STD dulu. Pastinya, sembari tunggu regulasi keluar, dan part racingnya keluar,” lanjut Toto yang tahun ini masih andalkan Wawan Hermawan (Ciamis). 

So, masih berharap balap motor ramai, kalau caranya begini? Oh ya, Gong Xi Fat Cai bro! Semoga lebih baik dibanding tahun sebelumnya! Ardel

BACA JUGA

Baca Ini Kalau Road Race Indonesia Mau Ramai Lagi (1), Regulasi Tak Tahu Diri..!

Road Race: Usulan Perubahan Peraturan Balap Motor 2016, Ada Yang Punya Usul???

MotoPrix 2016; HWS, GDT Vs MBKW2 Vs MRT, Buka-Bukaan Teknik Kelebihan Bebek 150 cc

Program AHM Paling Siap Di Balap Motor, Karenanya Yudhistira Mementalkan Diri Dari Honda

Road Race 2016: Tim Besar Yamaha, Jadi Honda Trijaya, Mlethiz Gantikan Posisi Benny Djati???

 

BAGIKAN