nhk

MotoPrix Serang 2013; KIS Nasional Lancar Jaya..!!

 

ManiakMotor – Penerapan pertama kali Kartu Izin Start Nasional (KISN) dilaksanakan di seri pertama MotoPrix Region 2  (Jawa) di Serang, Banten, 9 – 10 Maret 2013. Umumnya sih menanggapi positif. Itu dari kata mereka yang berhasil ditemui. Buktinya mereka menuturkan soal KISN dengan senyum dan tanpa emosi. Nggak ada tuh sambil pukul-pukul meja atau paling rendah mengepalkan tinju untuk menonjok wajah reporter portal ini yang memang ngeselin tampangnya. Tetap tenang…

Novi Endaryono dari Yamaha Ridlatama menanggapi dengan senyum. Entlah, senyum meledek atau memang senyum tulus, sulit ditebak. Maklum, kata pepatah, dalamnya laut bisa diukur, dalamnya senyuman bikin ganteng yang senyum. “Sebenarnya sih gak ada masalah, yang penting IMI berrencana baik, yaitu meningkatkan kemajuan di dunia balap dengan adanya KIS ini,” jelas Novi dan kembali tersenyum.

Mungkin Novi memberi senyuman penuh arti. Kira-kira dalam senyumannya hanya membandingkan dengan sebuah piston racing yang harganya di atas Rp 500, bisa dibeli berulang-ulang. Sementara KISN hanya sekali bikin Rp 250.000, ya nggak ada artinya. Apalagi sudah menghitung budget tim dibanding linsensi nasional tersebut. “Jga kira-kira disamakan berulang-ulang bikin KIS kwitansi yang saban balap bikin lagi dan bikin lagi. Sedang KISN bisa dipakai setahun,” timpal Arifin Subaehan yang diutus PP IMI pegang-pegang formulir KISN di Serang, Banten.  

Subaehan terus bercita sembari mempromosikan KISN. Ah, macam jualan saja dia. Katanya, pembalap memang ada yang antusias dan ada pula yang protes. “Terutama  protesnya soal sosialisasi, itu saja. Padahal pembuatan KIS prosesnya sama saja dengan yang dulu,” tambah Sibaehan. Lho, memang nggak pada klik maniakmotor.com ya? Kan sudah dimuat di portal ini sejak usai rakernas Imi tahun lalu. Atau tahun lalu portal ini belum ngetop kalee ya?

M. Lucky pembalap muda dari Yamaha Warid Motor  mengutarakan pendapatnya. Namanya juga pembalap muda, nggak tahu menahu soal politik di balik KISN. Maklum selain punya KIS umum macam SIM A, untuk dapat SIM B harus mendaftar ulang sesuai tingkatannya, persis KISN. “Saya bangga punya dua KIS tersebut. Artinya saya punya lisensi yang lebih tinggi, tanda perjalanan prestasi saya meningkat,” kata Lucky yang arti namanya bukan lu kibulin, maaf bro bencanda.

Johanes dari NHK punya pandangan berbeda. Nggak papa, Pak, Indonesia sudah demokrasi, silakan kasih pandangan sebebas-bebasnya. Katanya, banyak hal yang membuat animo peserta di seri pertama MP Jawa ini menurun. “Salah satunya soal KIS ini. Karena peserta terutama pemula merasa terbebani. Karena dua kali bikin dan dua-duanya ada biaya. Ini hanya pandangan, loh,” jelas Johanes yang jadi raja helm Indonesia dan mempopulerkan jualannya lewat balap. Kira-kira, kalau balap karung wajib pakai helm, pasti pembalap karungnya dikasih helm NHK.

Ya kan? Ghal

BERITA TERKAIT:

Pengaturan KIS (Kartu Izin Start) Drag Bike Dan MotoPrix

Hasil Semua Sesi MotoPrix Serang, 9 – 10 Maret 2013

MotoPrix Serang, Setting Sokbreker Depan Pasar Senggol

MotoPrix Serang 2013; QTT MP2 (110 cc seeded), Kagetan Mariasan Kocek

MotoPrix Serang; QTT MP1 (125 cc Seeded), Milik Sulung Giwa


BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353