nhk

Motor Baru 2014: ECU Model Closed Loop Dan Open Loop, Penentu Euro 3

 

ManiakMotor – Cara kerja dari ECU (Electronic Control Unit) pada motor termasuk di Indonesia terbagi dua. Ada yang disebut open loop (OL) dan ada juga closed loop (CL). OL dipakai Honda New MegaPro FI, Kawasaki Ninja 250 FI, atau Honda CB150R. Sedang model CL  ada di Yamaha Mio J, Honda Beat  FI, dan Honda Verza.

OL atau open loop tadi,  kurva ECU-nya terbuka yang diperintah dari sensor tekanan udara dari intake manifold, sensor bukaan gas di throttle body dan sensor krukas. Sensor-sensor ini mengaktifkan modul yang telah terprogram pada ECU. Programnya tentu pabrikan yang bikin dengan menghitung rata-rata kebutuhan bahan bakar, udara dan waktu pengapian pada mesin.

ECU model OL tidak didapat sensor oksigen (O2) pada kenalpot, “Sistem kerja OL tidak membutuhkan masukan dari sensor tersebut. Sifatnya terbuka, tadi. Yang penting bertenaga dulu,” ujar Tomy Huang dari Bintang Racing Team (BRT) yang paham ECU standar bawaan motor. Makanya baru lalu, BRT bikin versi racing-nya yang bernama Juken 2 ini lanjutan dari OL.

Sensor O2 atau biasa disebut lambda terdapat pada ECU yang tipenya closed loop atau CL alias kurva tertutup. Sensor O2 tadi mampu mambaca kinerja mesin dari gas buang. Apakah mesin terlalu kaya atau miskin, bakan makan sepiring berdua pun, dia tahu, hehe. Dari gas buang ini akan terbaca kondisi busi, waktu pengapian yang tidak pas dan sebagainya deh.

Sensor tadi memberi masukan pada ECU untuk terus memperbaiki campuran bahan bakar dan udara termasuk pengapian. Laporan dari sensor O2 lebih pada terciptanya emisi rendah dan efisiensi bahan bakar. ECU dengan sistem CL tak selalu ‘mendengar’  masukan sensor O2 pada kondisi tertentu. Misal tanjakan saat butuh tenaga atau membawa beban sangat berat.Lantaran ECU CL akan bekerja pada putaran mesin idle atau langsam,” lanjut Tomy.

Bahkan ketika kondisi mesin dingin seperti pagi, ECU ini hanya membaca masukan dari sensor temperatur. Ia akan mengabaikan sinyal dari O2. Barulah ketika kondisi suhu mesin optimal, sensor tadi baru ‘ditanggapi’.

CL dipakai di negara yang menerapkan kadar emisi Euro 3. Sebab  sensor O2 tadi sebagai masukan utama agar terjadi pembakaran homogen. Maka terjadilah gas buang yang minim racun. Makanya disebut lolos Euro 3.

OL banyak dipakai pada motor yang lebih mengutamakan peforma mesin dibanding emisi dan konsumsi bahan bakar.Toh kan sudah injeksi dibanding karbu. Apalagi di Indonesia belum ada aturan jelas tentang kadar emisi gas buang sepeda motor. Lha wong masih puluhan jutaan motor pakai karbu. Adit

BACA JUGA

MV Agusta Dragster 800 2014; Custom Pabrikan Eropa

Ducati Monster 1200 S 2014 Mulai Diproduksi; Mau Yang 136 Bhp atau 145 Bhp..?

Honda Verza 150 FI 2014; Penyegaran Corak Maskulin Yang Berani

Motor Baru Yamaha 2014: New Matic Mio GT 115, Warnanya Bukan Untuk ‘Cabe-Cabean’

 

 

 

BAGIKAN