Motor Listrik Makin Diminati di Indonesia! Hampir 75 Ribu Sudah Dipkai Masyarakat

Maniakmotor.com – Gelombang motor listrik di Indonesia semakin menggemparkan, dengan populasi mencapai hampir 75 ribu unit. Sebuah lompatan signifikan, mengingat pada 2020 jumlahnya hanya ratusan unit.

Asosiasi Industri Sepeda motor Listrik Indonesia (Aismoli) menjadi pionir dalam mendorong pertumbuhan ini. Terbentuk pada Januari 2022, Aismoli memimpin lebih dari 20 perusahaan, termasuk merek-merek terkemuka seperti Gesits, Selis, Volta, Viar, Keeway, Polytron, dan U-Winfly.

Menurut Abdullah Alwi, Sekretaris Aismoli, pasar motor listrik Indonesia sangat besar dan berpotensi menjadi pusat industri global. Alwi bahkan meramalkan Indonesia akan menempati peringkat ketiga sebagai penjual motor listrik terbanyak di dunia pada 2030.

“Di tahun 2030, Indonesia akan menjadi Nomor 3 dalam penjualan sepeda motor listrik di dunia, menyusul China dan India. Ini bukan hanya pasar, tapi juga peluang basis industri yang besar,” ujar Alwi.

Namun, Ahmad Heri Firdaus, peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), memberikan catatan hati-hati. Meskipun peluang konversi ke motor listrik di Indonesia sangat besar, kepercayaan masyarakat masih perlu ditingkatkan.

“Meski populasi motor listrik meningkat, kita masih jauh dari target pemerintah 13,5 juta unit pada 2030. Tantangan tidak hanya teknis, tapi juga persepsi masyarakat terkait isi daya, daya tahan, dan purnajual,” ungkap Ahmad.

Indonesia, yang memiliki rencana mencapai net zero emission pada 2060, menghadapi perjalanan yang menantang dalam mengubah lanskap kendaraan bermotor. Masyarakat perlu diajak bersama untuk menghadapi ketidakpastian dan memanfaatkan peluang industri listrik yang cerah di masa depan.