nhk

MotorPrix 2018: Hawadis Alias HDS, Terima Repair Mesin

Hawadis, vinales, sentul
Hawadis foto bareng Vinales

ManiakMotor – Hawadis yang hitam manis berkumis tipis itu, tunner bebek mancanegara. Di negara mana pun kalau ada balap bebek, pasti karyanya di balapkan di sana. Profesinya sudah internasional bro.

Hawadis yang terkenal dengan tim HDS itu, mengaku hanya akan fokus ke ARRC, IRS dan YSR. Maklum dia ditunjuk Yamaha Racing Indonesia untuk menangani Yamaha MX-King digeber Wahyu Triaji. “Kerjaan mekanik itu mudah dideteksi. Contoh saat QTT time motor harus unggul, demikian juga saat lomba, fastestlap kudu kencang. Selanjutnya urusan pembalap,” kata Hawadis yang bermukim di Tanjung Priuk, Jakarta Utara tersebut.

Akhir-akhir ini kelihatannya banyak orderan yang masuk ke tangannya dan semua ditanganinya dengan mantap. Saban hari karyanya sedang diuji di Sentul Kecil. “Ooo… itu ada mesin baru dan mesin lama,” tambah Hawadis sembari pegang-pegang laptop yang katanya mekanik sekarang harus tahu mapping.

Kalau mesin baru dibangun dari awal sesuai pesanan kelas. Katanya sih macam-macam, dari MP5 sampai MP1 pesanan masuk. Baru lalu ada dua mesin yang dibikin untuk Iswandi Muis buat main MP1 di region Sulawesi.

Beda dengan yang baru disetting di Sentul Kecil pada 16 Februari 2018 dari tim Denas untuk region Sumatera. “Ini sifatnya hanya refair. Mesin lama yang disegarkan kembali untuk MP1 dan MP2,” pungkas Hawadis semberi sibk dengan laptopnya.

Lho, Robert Chong ke mana? Bone

 

BAGIKAN