nhk

MPS FIF GM Grasstrack Pandeglang, Sirkuit On Throttle

 


 


ManiakMotor – Lintasan garuk tanah ini naik-turun. Lebar trek  pas untuk motor grasstrack. Ada 18  tikungannya tertata apik. Masuk pada tikungan dalam dan luar (berm) hasilnya akan sama cepat. Maka para tracker berjanji lebih banyak bermain on throttle, maksudnya akan lebih banyak lewat dinding berm agar gas full rem nggak blong. Pokoknya motornya mengalir. Emang air, mengalir sampai jauh…

Ya, begitulah pengamatan soal teknik yang akan dipakai para tracker di MPS FIF GM Grasstrack Nasional Championship atau kejurnas seri pertama garuk tanah ragion 2 (Jawa). Acara ini digelar  di Sirkuit permanen milik Mitra Panglima Sejahtera (MPS) di Desa Tapos, Pandeglang, Banten, 2 – 3 Maret 2013.  Tipikal sirkuitnya memang bikin enak gas terus, tidak ada belokan mati,” ujar F. Chimon, penggaruk tanah dari tim tuan rumah alias MPS Honda. Pasti dia sudah khatam luar dalam soal sirkuit tersebut.

Chimon tentu saja berbicara langsung dengan portal ini dari lokasi di Pandeglang. Chimon akan konsentrasi pada perbandingan akhir (gir) yang ringan. Katanya, dalam kamus cinta, eh, teknik garuk tanah di sirkuit ini, harus bikin reduksinya ringan. Itu untuk mengakali motor cepat naik pada tanjakan,” ujar pembalap yang kini memakai nomor start 1 sebagai tanda juara nasional tahun 2012.  Dia juga mengandalkan gir dan rantai SSS yang katanya kuat, tidak kalah dengan DID dan sejenisnya.

Sama yang di lakukan Akbar Taufan dari tim Cargloss AHRS asal Jawa Tengah. “Menurut saya kunciannya ada pada start, sebisa mungkin harus holeshot (posisi pertama pada belokan pertama). Jika sudah begitu ka akan mudah selanjutnya. Sebab sirkuitnya mengalir jadi tinggal konstan saja pada racing line,” kata Akbar yang tetap pendiam dan hanya senyum sikit-sikit.

Langkah yang sama juga diterapkan Lotar, tracker dari tim E-Robocop asal Jawa Tengah. “Saya kali kedua datang ke sirkuit ini. Settingan motor sama dengan terakhir saya turun disini. Saya akan coba konstan on-throttle,  meski lebarnya 5 meter tapi tidak ada tikungan yang memaksa rpm akan turun habis,” kata pembalap yang turun di kelas Bebek Campuran ini.

Sabtu ini akan digelar penyisihan.  Minggu (3 Maret) tinggal melaksanakan sesi final. Sampai dengan Sabtu siang terdata 200 starter lebih, dan masih terus terus bertambah. “Karena ini event menyatukan Kejurda Banten dan Kejurnas, jadi banyak juga peserta local,” ujar H.M Aspuri HZ, selaku ketua panitia yang akrab disapa Abah ini.Wow, apa kabar Pak, Facmy mana? “Ini saya!” seru b Facmy dari samping orang tuanya. Fachmy yang tekenal di lapangan memimpin pasukan

Cuaca cukup terik di lintasan namun para kru sirkuit tidak putus menyiram sirkuit agar debu nggak sampai menyumpal hidung. Juga debu akan bikin rambut jadi bule. Apalagi kalau dari rumah rambut diberi cairang pengeras, rasain tuh.  Oke deh.  Sebelumnya mari kita turut berduka cita terhadap Mario Manoppo. Dia tracker berbakat dari Manado, Sulawesi Utara. Mario kecelakaan lalu lintas di Manado, 1 Maret 2013 dan nyawanya tidak tertolong. Semoga almarhuh tenang di alam sana. Adit

BERITA TERKAIT:

Jelang Kejurnas MPS GM Grasstrack Banten, Wisata Garuk Tanah!

Supergrasstrack Tigaraksa, Tracker Selalu Siap..!

Grand Final Grasstrack 2012, Bukti Kompetisi Rapat..!

BAGIKAN