nhk

MV Agusta F4100RR, Anggap Asean Bodoh

MM – Tenaga 201 dk, nyundul 13.700 rpm, knalpot 4-2-1-4 dan punya kontrol traksi. Piston dan setang piston dicetak ulang, lantaran stroke pendek (down stroke) dari pendahulunya. Suspensi sampai aerodinamisnya, racing abis. MV Agusta F41000RR sportbike bertenaga penuh di dunia. Itu kata press release MV Agusta di Bangkok Motor Show (BMS), lho. Bombastis, seperti memandang orang Asean, bodoh.

 

Tengok di WSBK (world superbike), MV Agusta tidak menurunkan motornya. Termasuk di superstock 1000 cc. Malah BMW S1000 RR pembanding F41000RR ada didua kelas itu. Apalagi kedengaran di MotoGP. Walau MotoGP memangkas sana-sini soal biaya, pabrikan ini ogah daftar. Tetapi, di BMS soal tenaga dan peranti tambahannya dipromosikan untuk balap superbike.

Motor produksi Italia ini pernah jaya di MotoGP yang waktu itu masih bergelar GP Bike. MV Agusta dipopulerkan Giacomo Agustini, pembalap legendaris yang 9 kali juara dunia. MV Agusta berhenti, seiring meredupnya Agustini pada 1976. Sejak itu, MV Agusta lebih banyak berkarya di moge jalanan  seperti F41000RR.

Ciri motor aduan  memang ada di F4RR. Stroke pendek dan piston tipis pada empat silinder segaris, logika tekniknya rpm meningkat, diklaim 13.700 tadi. Bisa jadi, hanya ngarang. Sebab, motornya hanya pajangan. Yang kelihatan dari luar, konfigurasi knalpot  4-2-1-4. Empat silincer itu keluar sampai buritan. Sangar! Dari 4 leher, bergabung dua pada perut, terus jadi 1, lalu diurai lagi jadi 4.

Silincer banyak jika untuk show, gak masalah. Kelebihan tenaga? Tidak juga. Disebut tadi 201 dk atau rata-rata yang didulang peserta WSBK. Silincer berfungsi menghambat udara buang, agar angin tetap padat dari leher sampai silincer. Itu membantu kinerja klep buang. Kalau empat, berarti sangat bebas alias free, free flow (anggap saja begitu bahasa Inggrisnya, daaah). Suara pasti menggelegar.

Motor superbike benaran, tidak ada yang mengadopsi konfigurasi macam itu. Paling banter 4-2-2. Di MotoGP yang tenaganya 240 dk, hanya pakai 4-2-2. Sekarang, lebih banyak 4-2-1 pada aturan 1.000. Karena, pertimbangan efesiensi kerja klep buang (ex) atau klep api.

Anggap MV Agusta berhasil betot perhatian bombastis. Ya, seperti maniakmotor.com juga. Terpaksa menulisnya. Iya, terpaksa. Dianggap bodoh juga. Iya, kaleeee….

 


Mesin               : 4 Silinder segaris

Kapasitas         : 998cc.

bore x stroke    : 79 x 50.9mm

Jumlah klep      : 16 titanium

Klep masuk      : 31.8 mm

Klep buang       : 26 mm

Bahan bakar     : Injeksi TTS

Throttle body    : 49 mm

Suspensi Depan: Ohlins 43 mm, multi-adjustable suspension

Monosok         : Öhlins Racing TTX 36

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353