nhk

MXGP 2017 Pangkal Pinang: MotoGP-Nya Versi Tanah Mentas Di Indonesia

MXGP 2017 Qatar

ManiakMotor – Mau diikuti crosser Indonesia atau tidak, serial MXGP atau MotoCross Grand Prix itu, tetap dilaksanakan di Pangkal Pinang, Sumetera, Indonesia. Tepatnya pada 4 – 5 Maret 2017. Jadwal MXGP di Indonesia sudah diatur promotor MXGP dan FIM jauh-jauh hari. Bahkan yang di Pangkalpinang itu lewat lobby yang panjang dan akhirnya dapat sampai 2019.

MXGP ini seperti MotoGP untuk versi tanahnya. Untuk kelas utamanya MX1 yang menggunakan special engine 450 cc. Sudah ada 21 corsser regular yang terdaftar pada penyelenggara utama MXGP. “Secara professional mereka ikut 20 seri tahun ini, termasuk yang di Pangkalpinang,” sebut A Judiarto, salah satu tokoh pelobby yang mendatangkan sirkus motor garuk tanah dunia tersebut.

Jadi jadwal yang telah dilansir itu secara ketat akan dijalankan sesuai skejul yang tertera di FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) atau Federasi Balap Motor khusus oofroad. Negara-negera yang sudah terdaftar di situ, nggak sembarangan hanya gara-gara pembalap lokal nggak siap, lantas seri diudur. Tidak juga seperti jadwal kita yang mudah diubah-ubah.

Siap atau tidak crosser Indonesia, itu balap jalan terus. Ya bintangnya mereka yang sudah didaftarkan oleh tim masing-masing. Mereka adalah Antonio Cairoli (KTM) yang juara di seri awal MX1 di Qatar, Tim Gajser, Romain Febvre, dan sebagainya. “Posisi crosser Indonesia memang hanya wild card. Tapi sebagai tuan rumah, ya harus siap,” sebut Frans Tanuwijaya yang diserahi para crosser Indonesia yang ikut di berbagai kelas tersedia di MXGP.

Bahkan baru lalu ada isu, di MX1 Class atau SE450 cc hanya ada satu gate atau grid start yang tersedia buat pembalap lokal. Katanya kelas itu diserahkan pada Andrea Sondakh. Sayang, Sondakh sendiri mengaku kurang siap dia sudah tiga bulan nggak latihan fisik. “Motor dan dana juga kurang siap. Motor yang akan digunakan baru datang, padahal lomba beberapa hari lagi,” tambah Frans seperti dikutip dari web teman kita bernama wartamotor.com itu.

Sama juga dengan MX2 atau SE250 cc, katanya banyak yang akan mendaftar dari Indonesia. Itu bisa dimaklumi, karena kelas utama motocross di Indonesia hanya mempertandingkan MX2 berpuluh-puluh tahun pada kejurnasnya. Sayang, kuota di MX2 juga terbatas. Ya jadi penonton yang baik saja, ketimbang jadi back maker. Miolo

BAGIKAN