Nafkahi Posisi Kedua untuk Ducati di Sprint Race Portimao, Kebangkitan Marc Marquez Makin Jelas? Keburu Rekrut Aldeguer Sih!

Maniakmotor.com — Yang muda emang menarik. Tapi ada pepatah old but gold, hehe. Ambil contoh aje dari Marc Marquez telah meraih posisi kedua pada sprint race MotoGP Portugal 2024 di sirkuit Portimao hari ini (Sabtu, 24 Maret 2024).

Tepat berada di belakang Maverick Vinales (Aprilia), Marquez hanya berselisih 1,039 detik dari total catatan waktu pembalap Aprilia tersebut. Hasil yang amat memuaskan, kalau kita melihat gimana doi crash di Q2 yang membuat dirinya terpaksa memulai dari barisan ketiga.

Marquez mengungkapkan bahwa kecepatan yang dirinya raih di sprint race Portimao hari ini lebih gacor bila dibandingkan dengan di Qatar kemarin. Hal tersebut, yang membuat dirinya berhasil menyalip Jorge Martin di lap terakhir. 

Pembalap yang akrab dengan julukan the baby alien tersebut merasakan dirinya lebih konsisten saat melibas sirkuit Portimao dengan Desmosedici GP23-nya, ditunjukkan dengan dirinya yang berada di 1 menit 38 detik secara konstan sama seperti Vinales.

Keterpurukan Marc dengan Honda sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Crash demi crash telah melingkupi doi, sampai-sampai bosen nempelin aspal terus ya, bro. Namun, di musim putaran kedua kali ini, sang juara dunia delapan kali tersebut layaknya memiliki kemajuan pesat bersama Ducati. Adaptasi dirinya dengan Desmosedici bisa dibilang cukup baik.

“Saya sangat senang dengan balapan ini karena posisi kedua adalah langkah lain dalam proses kami,” pungkas Marquez dilansir dari Crash (Sabtu, 23 Maret 2024).

“Tetapi jika kita memeriksa secara keseluruhan, pada hari Sabtu saya membuat kesalahan besar di kualifikasi yang membuat saya kehilangan kesempatan untuk start di baris pertama. Harus memulai dari baris ketiga adalah sesuatu yang tak bisa dibilang mudah bagi saya. Tetapi hari ini saya mampu menjadi cepat  yang merupakan hal terpenting dari akhir pekan,” jelasnya lebih lanjut.

Yap, Marquez berhasil merealisasikan kembali kempatan doi untuk berada di baris terdepan. Dirinya berkomentar bahwa start tersebut akan amat lebih baik lagi untuk doi. Fokus pembalap berdarah Spanyol tersebut adalah berkonsentrasi supaya mencapai target podium yang sudah dirinya incar.

Di akhir kesempatan wawancara, Marquez juga menyinggung sang pembalap runner up musim lalu, Jorge Martin. Baginya, Martin sangat kuat dalam hal pengaturan titik rem. 

Meski begitu, kelemahan dari Martin yang Marquez nilai adalah struggle dirinya dengan umur ban yang dimiliki kuda besi ia tunggangi. Dan Marquez akan memanfaatkan kesulitan yang dialami Martint tersebut untuk celah Juara.

XiuXiu-