nhk

Nih, Pembuat Baju Balap Motor di Indonesia

 

 

ManiakMotor – Beli baju balap (wearpack), khusus motor tak perlu harus memesan ke luar negeri. Indonesia sudah bisa bikin dan kualitasnya tidak jelek. Kini, minimal ada tiga produsen di Tanah Air yang pemiliknya mantan pembalap, yakni Irwan Ardiansyah dengan lebel Ardians, kemudian Asep Hendro bermerk AHRS, dan Bstri Aditya (Extride Race Suit) yang tentu sudah paham akan persyaratan dari pelindung tubuh tersebut.

Ketiga pembuat baju balap tersebut sudah mengantongi lisensi. Ardians sendiri, telah memegang lisensi lulus uji kelayakan lembaga di Jepang. Sedangkan AHRS merujuk vendor setara Dennise untuk protector titaniumnya. Untuk Exride sebagai pendatang baru, banyak memaksimalkan infrastruktur di Indonesia dalam mengembangkan produknya.

Dalam memproduksi baju balap, mereka sudah menetapkan standardisasi kualitas kulit yang biasa dipakai. Ada kulit sapi, kambing, sampai Kanguru dari Australia. Yang terakhir ini untuk pembalap yang berlaga di arena MotoGP dan Kejuaraan dunia Superbike (WSBK). Bahan-bahan yang diterima dari vendor  berupa gulungan dengan warna dasar, kemudian diperiksa kualitasnya. Ketebalan kulit 1,3 mm sesuai dengan regulasi FIM.

Dalam proses pembuatan, ketiga merek tersebut lebih banyak dilakukan sesuai order. Jadi, pembalap berinteraki langsung sama desainer untuk menentukan pola, warna dan komposisi, barulah di fitting (diukur sesuai ukuran tubuh). Untuk yang terakhir, konsumen dibekali inner jersy agar lebih pas dan enak. Selesai itu, desainer langsung mengirim ke bagian produksi. Prosesnya, sama seperti bikin bajulah, hanya untuk wearpack ini butuh rata-rata 10 sampai 20 hari kerja.

”Intinya mulai dari desain dan proses pembuatan kita tanamkan kuat soal kualitas ,kenyamanan dan keamanan pebalap saat berlaga di sirkuit,” Jelas Bestri Aditya dari Exride. Trus, sebelum dijahit, pada bagian tertentu dipasangi protector seperti di bagian pundak, siku tangan, dan dengkul kaki. Penjelasan Bstri ini diangguki oleh Irwan dan Asep Hendro.

Bagaimana pengujiannya. Seperti Irwan Ardiansyah, dirinya langsung yang menguji. “Makanya, di setiap balapan saya terkadang membawa dua sampai empat wearpack. Di sini saya mengnuji sambil riset,” ujar mantan crosser yang kini masih aktif balap. MM 

BACA JUGA

Aksesori Stabilizer Racing Boy, Kontrol Setang Jadi Lebih Stabil dan Anti-Guncangan

Aksesoris Motor: Lampu Kawasaki Z250, Gahar Dengan Projektor

Yamaha R25; Prediksi Aksesori/Asesori Yang Booming

Aksesoris Single Seater Honda CB150R Street Fire, Pura-Pura Balap

BAGIKAN