nhk

OMR Honda CB150R StreetFire; Kecepatan Puncak Tetap 145 Km/Jam, Rata-Rata 113 km/jam

 


ManiakMotor – Data trasponder Sentul  berbeda yang dimaksud top speed adalah kecepatan rata-ratanya Honda CB150R StreetFire. Menempuh satu lap Sentul  International  Circuit (SIC) yang panjangnya hampir  4.000 meter ketemunya 113 km/jam. Itu rata-ratanya sembari melahap 13 tikungan SIC.  Jelas top speednya jauh lebih tinggi dengan dilepasnya limiter rpm lewat piggy back ditambah kenalpot racing.   

Seperti itu spesifikasi 15 unit CB150R setelah diutak-atik untuk one make race di serial IRS Sentul 2013. Kemarin atau 12 Mei 20013 sudah seri ke-2 motor produksi Astra Honda ini dibalapkan. Catatan waktunya lebih maju 1 detik ketimbang seri pertama.  “Perbandingan  awal-awal underbone dengan catatan 2 menit 5 detik, top speed lebih dari 140 km/jam. Tapi underbone sudah dikorek habis, sedang CB150R masih standar, saya yakin top speed lebih dari bebek,” jelas Adriansyah, tunner Astra Racing Team.

Ditest standar oleh portal ini ketika diluncurkan di tempat sama akhir tahun lalu, speedometer 125 km/jam. Sekarang yang versi OMR-nya sudah disuntik juice box atau piggy back ECU (electronic control unit) yang melepas sekat  standar limiter putaran mesin. “Di top speed sampai 12.000 rpm, mungkin lebih, saya tidak bisa lihat mas, lawan di belakang sangat dekat,” kata Yogha Dio Syachputra dari tim Honda Yonex NHK FIM Kawahara yang terdaftar di OMR Honda CB150R. 

Peforma juga meningkat dengan pemasangan kenalot produk Over Racing. Kombinasi piggy back dan kenalpot ini, pasti melejit 25 persen dari standar. Apalagi di tikungan akan jalan dibanding yang ditest portal ini waktu itu. Karena versi OMR pakai ban kompetisi tipe lunak. Joki juga beda, portal ini dikebut mantan pemuda berbadan gelap, sementara di OMR CB150R adalah pembalap berbakat di bawah 18 tahun yang diwajibkan AHM ikut OMR.

Dengan data-data di atas lebih dari cukup untuk pembibitan. Dengan putaran mesin, torsi dan top speed ke-15 motor yang rata, peserta di kelas ini telah diajari mengatasi kemelut soal rapatnya antarmotor.  Rookie Honda ini dituntut bertindak cepat untuk cari peluang menang. Setiap tikungan 2 sampai 3 pembalap sekaligus bisa masuk. Satu lap posisi saya pindah posisi lebih dari 5 kali, tinggal atur emosi agar bisa tenang,” kata Abdul Rahman Khadafi dari tim Rahmat Pratama Motor Racing Team Makassar yang di seri kedua ini podium pertama.

Kelas ini menyodorkan pembibitan dini lewat motor sport. Kelas paling rendah kapasitasnya yang muncul 2013 soal balapan yang pakai tangki bahan bakar di depan selangkangan. Kan biasanya tangki di bawah pantat atau bebek.  “Paling terasa menarik motor saat menikung, karena bisa sekaligus dibantu dengan paha bagian dalam menjepit tangki bahan bakar. Mirip pemain MotoGP, hehehe,” andai Aditya Pangestu dari tim Golden Racing.

Balapannya pun bergerombol terus. Sejak awal sudah didik skill adalah pemenang, karena motor sama rata. “Tujuannya memang membiasakan para pembalap muda pakai tipe sport. Termasuk mendidik mereka agar terus mengasah skill. Dengan motor yang sama persis, mereka dituntut untuk menang pakai otak,” kata Anggono Iriawan selaku Manager Motosport & Safety Riding Astra Honda Motor.

Teruskan deh. Adit

BERITA TERKAIT:

Jelang IRS Sentul 2013, OMR CB150R StreetFire, Saat Test Top Speed 145 Km/jam

IRS 2013 Sentul Seri II, Race 2 SuperSport 600 Cc Fadli Juaranya, Yudhistira Bintangnya

IRS 2013 Sentul Seri II; Duet CBR250R Finish Rapat Race-2, Kebijakan Kawasaki Indonesia Ditanya..?

IRS 2013 Sentul Seri II, Fadly Juara Underbone 110 Cc, Usianya 13 Tahun

 



BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353