nhk

OMR Yamaha Tangerang, Mencari Bakat Pebali..!

ManiakMotor – Sesuai janji Yamaha Cup Race (YCR) 2012, tahun ini programnya mengajak pebali (pembalap liar) agar bertobat. Misalnya mengubah jalan di areal Pemda Tigaraksa, Tangerang, Banten pada 28 Oktober 2012  jadi trek dadakan atau pasar senggol. Jalanan ini sering dijadikan ajang kebut-kebutan liar.  “Itu pemicu kami menggelar seri YCR di sini, mendekatkan diri pada mereka,” papar Bambang Asmara Budi selaku penyelenggara serial YCR 2012.

Jalanan umum dibikin jadi trek jangan diragukan untuk keamanannya. YCR yang dulunya Yamaha Sanday Race itu telah puluhan tahuh jadi pesulap. Mereka ahlinya mensimsalabim sirkuit pasar senggol menjadi sangat layak untuk balap bebek. Ribuan  karung berisi jerami dan ban mobil ditata rapi nan manis di semua jalur. Ditabrak dengan keras pun, pembalapnya aman. Asal jangan sengaja menabrakkan diri. Toh, nggak ada juga yang begitu, bro.  

Ada dua kelas disediakan khusus pembalap liar yang mau tobat. Yakni, Matic Tune Up 130 cc dan Bebek 4T 110 cc Standard Showroom. Namun, para finisher di Tigaraksa yang ikut kelas ini mengaku bukan pebali.  “Saya memang asli Banten, tapi bukan dari daerah sini,. Apalagi sampai kebut-kebutan di jalan raya,” kata Andro Dhoelz Makopa, privateer Bebek 4T 110 cc Std Showroom.

Senada dengan Aip Kurniawan dari tim Kronzo Motosport, dia mengaku baru kali ini ikut YCR dan datang ke Tigaraksa.  Aip dari Serang, Banten dan mendaftarkan diri di Matic Tune Up 130 cc Open. Singkatnya, dan dari 8 starter yang terdaftar asal provinsi Banten, tak ada satupun yang di wawancara maniakmotor.com berasal dari Tigaraksa dan doyan kebut liar.

Artinya, keinginan penyelenggara YCR untuk mengurangi balapan liar di daerah ini masih butuh perjuangan, “Tentu ini proses. Kita pertontonkan bahwa lintasan resmi jauh lebih menjanjikan dari sekadar kebut-kebutan tidak jelas,” tambah Bambang dari lokasi Tigaraksa yang disemuti penoton gratis itu. Betul, pak…

Dari total 109 starter,  44 di antaranya adalah pembalap dari tim yang dikontrak pabrikan Yamaha. Bicara kontrak, ya, wajib ikut seri YCR Jawa, berarti sisanya  65 starter berasal dari tim yang non-kontrak, “Inginnya ikut semua seri, tapi kami tim kecil, tidak sanggup ikut seri YCR yang dipentas jauh,” jelas Asep dari tim Kronzo Motosport tadi.

Jumlah 65 starter minim untuk ukuran YCR. Sebab, peserta dan starter itu beda. Starter  dihitung dari semua kelas yang ikut start. Satu peserta bisa ikut dua kelas. Dan ingat juga, YCR pernah dijuluki kejurnas mini. Peserta saat itu bermain 350 starter, bahkan lebih.  “Saya akui di Tigaraksa ini memang minim peserta. Karena ini adalah event pertama yang digelar di Tigaraksa. Soal kurangnya publikasi, itu menjadi pekerjaan rumah untuk penyelenggaraan tahun depan,” yakin Bambang.

Satu lagi pak, saran dari portal maniakmotor.com yang baru, ya baru kemarin. Kesankan pada pemula dapat sesuatu, sebab balap tidak melulu juara. Mereka butuh kenangan, bahwa ikut YCR malah untung. Pulang ke rumah dapat oli, busi, ban atau benda berharga yang nantinya mereka bisa gunakan di event lain di luar YCR. Ini sih hanya saran, dipakai nggak perlu bayar, nggak juga nggak majalah, eh, ini online, bro. Adit

BERITA TERKAIT:

Hasil Semua Sesi OMR Yamaha, Tangerang, 28 Oktober 2012

OMR Yamaha Tangerang, Lomba Dimulai Minggu

Yamaha Cup Race, Pasar Senggol Tertua Tetap Di Tasik

Yamaha Cup Race Tangerang, Sabtu Belum Mulai, 109 Starter Bengong

 

 

 

 


BAGIKAN