nhk

Pakai CDI Dan Koil TK Racing: Kawasaki KLX150S STD Naik 3 DK

CDI KLX150 TK 2017 KLX
CDI TK-Racing untuk KLX

 ManiakMotor – Metode pengujian menggunakan Kawasaki KLX150S yang gress, spidometernya masih nol. Itu motor baru datang dari dealer. Tujuannya pembuktian CDI dan Koil TK Racing yang dijual Polaris. Testing menggunakan dyno test milik Polaris sendiri.  “Sengaja diuji agar konsumen mengerti betul kemampun produk TK Racing. Bukan hanya cerita,” tutur Rudi Setio dari Polaris sebagai distributor TK Racing di Kebun Jeruk III, Jakarta Kota.  

Setiap item diuji sendiri-sendiri dan lewat kombinasi. Misalnya CDI terlebih dahulu, koil sendiri dan kemudian dikombinasikan keduanya.  “Setiap item  dk-nya naik. Namun punya perbedaan pada karakter dk dan torsi. Ingat, pakai mesin standar, termasuk knalpotnya std,” bilang Ahak, mekanik senior yang ditugaskan menguji.

Biar adil, kodisi standar  KLX150S harus didyno terdahulu. Namun bahan bakar menggunakan Pertamax Plus. KLX150S dari dealer ini hasilnya adalah 9.5 hp (horse power) atau dk alias daya kuda yang seterusnya disebut dk.   Saat itu putaran mesin menunjukan 7.458 rpm. Sedangkan torsi 10 Nm pada 5.307 rpm.

Dimulai dari CDI TK Racing yang diklaim memang model untuk trabas-trabasan, di grasstrack juga bisa. Ini CDI bikin limiter KLX150S tak berfungsi. Kamu gas di atas 10.000 rpm pun mau. Hasilnya sesuai klaim. Dyno menulis 11.4 dk pada 8.652 rpm. Waw naik 1.8 dk bro.

Nih dia CDI TK Racing

Sudah gitu, momen puntir maksimal lebih tinggi dari  standar, tapi putaran mesin lebih rendah. Torsi 11.00 Nm/5.167 rpm. Luar biasa untuk keperluan masuk hutan, tak perlu capek menaikan putaran mesin. Di grafik juga sejak gas diputar tenaga sudah dapat.

Sekarang Koil TK Racing. Koil untuk universal alias semua motor boleh pakai. Portal ini pernah mencobanya di Honda Beat dan di dyno pada tempat sama. Hasilnya di KLX150S tak beda jauh dapat 11.6 dk/8.364 rpm dan torsi 11.1 Nm/5.412 rpm.  Memang kalau dihitung lebih tinggi dari CDI dapat 2 dk. Hanya saja power band dari Koil TK lebih singkat. Kan limiter hanya sampai 10.000 rpm sesuai standar KLX.

Gabungan koil dan CDI TK Racing menghasilkan 12,5 dk/13.608 rpm. Pengetesannya dari gigi satu samnpai top gear  KLX150S. Yang mengagetkan gabungan  ini menghasilkan torsi maksimal pada 3.453 rpm.

Torsi gabungan CDI TK dan Koil TK ini adalah 13.63 Nm atau naik 3 Nm dari standar, tapi didapat pada rpm sangat rendah. Pantas saja disukai para pehobi garuk tanah yang doyan adventure dan trabas yang telah menggunakannya. Mereka nggak capek menaikan putaran mesin demi menggapai tenaga yang tepat dihendling. Di grafik juga begitu, sengat agresif dan responsive.  

Asal tahu saja, CDI TK Racing dijual sekitar Rp 750.000 dan koil Rp 180.000 itu bila ditotal hanya Rp 900 ribu lebih. Lebih mantap lagi hubungi Polaris  99 Jl.Kebon Jeruk III No.99, Jakarta Barat 11160 CP: Yani (Sales support), Telp: 021-62309552-98209518 atau – Polaris 51 Jl.Kebun Jeruk III No.51,Jaksarta Barat 11160  (sales support), Telp:021-6592128 atau 081297859398/WA.

Jangan lupa kasih tahu bacanya dari maniakmotor.com.

BAGIKAN