nhk

Pakai Kruk-As, Piston, Kem Dan Pengapian TK Racing, Kawasaki KLX150S Naik 5 DK (5), Knalpot Pro Speed

 

ManiakMotor – Testing kali ini agak ekstrem, namun terkendali dari suku cadang aftermarket TK Racing. Pengetesannya gabungan semua barang TK Racing pada Kawasaki KLX150S yang sebelumnya standar ting-ting, bukan penyanyi dangdut. Pokoknya ting-ting. Kalau nggak percaya baca pengetasan bagian 1, 2, 3, dan 4 yang ada link-nya di bawah tulisan ini.

Disebut ekstrem terkendali lantaran tidak banyak memainkan porting. Itu bikin daya tahan KLX150 bila digunakan untuk adventure yang mengandalkan endurance tetap terawat. Nggak bakal mogok di hutan, apalagi di jalan raya. “Juga kem dan klep tidak terlalu ekstrem durasi dan lift-nya. Sehingga daya tahannya kuat,” komentar Ahak, mekanik senior yang sejak awal mendampingi pengetasan dyno.

Dyno yang digunakan, ya milk Polaris distributor TK Racing di Kebun Jeruk III, Jakarta Kota. Metode pengetesan juga pakai KLX150 yang kilometernya nol yang asli baru. Pada tulisan sebelumnya sudah dijelaskan KLX std ini punya 9,5  horse power (HP) atau daya kuda (dk) pada 7.500 rpm. Torsinya  10 Nm pada 5.307 rpm. Tentu di dyno pada Polaris supaya adil. Coba baca ini deh: Pakai CDI Dan Koil TK Racing: Kawasaki KLX150S STD Naik 3 DK.

Kali ini Kawasaki KLX150S yang baru itu kudu pakai kruk-as TK-Racing. Maklum, piston yang diameter 62 mm minta speksifikasi setang piston yang khusus. Kalau setang khusus, kruk-as juga khusus yang menghasilkan torsi besar sesuai tipikal KLX150 yang umumnya dipakai di ladang-ladang, kebun-kebun dan sebagainya.

Eiit dengan piston diameter 62 mm tentu kapasitas jadi 165 cc. Ini juga butuh blok silinder khusus TK Racing. Sudah dijelaskan lebih awal, liner atau silinder TK Racing dindingnya campuran keramik yang bikin lincin piston di sumur silinder. Sedangkan pistonnya model tempa atau forged.

Komposisi itu masih ditambah kem TK Racing yang durasinya bukan untuk gila-gilaan seperti dipakai di road race dan drag bike.  Yang ini sekadar menyambut tenaga yang diumpan piston dan komponen TK yang lain. “Maksudnya digunakan harian pun, kem nggak masalah. Apalagi dipakai jarak jauh di hutan-hutan,” promosi Rudi Setio, bos TK Racing.

Hasilnya setelah menggabungkan semuanya macam kruk-as, setang piston, piston 62 mm, head/kem, klep, karbu, kopling set, koil, dan CDI TK Racing naik 5 dk. Waw… gede kali. Itu setelah saluran buang diperbaiki lewat knalpot Pro-Speed. Maklum, Polaris tidak memproduksi pipa pelepas gas buang. Sebelum pakai ProSpeed ada 13 dk/7560 rpm. Tapi torsinya bro, 26 Nm/3.000 rpm, huhui.

Setelah pakai ProSpeed naik lagi jadi 14 dk/7.753 rpm. Sedangkan torsi makin melonjak yang artinya putar sikit selongsong gas sudah tersedia berbagai tenaga yang diinginkan. Nih, torsi maksimum 30,05 Nm/4.500 rpm. “Memang sengaja semua komponen TK Racing untuk Kawasaki KLX150 lebih pada torsi. Torsi itu bila dirasakan pada motor langsung adalah akselerasi. Ingat ya, pakai gabungan suku cadang TK ini, motor diperuntukan untuk bekerja berat,” tambah Rudi.

Selanjutnya, kalau tertarik hubungi Polaris  99 Jl.Kebon Jeruk III No.99, Jakarta Barat 11160 CP: Yani (Sales support), Telp: 021-62309552-98209518 atau – Polaris 51 Jl.Kebun Jeruk III No.51,Jaksarta Barat 11160  (sales support), Telp:021-6592128. Prat

BACA JUGA

Pakai CDI Dan Koil TK Racing: Kawasaki KLX150S STD Naik 3 DK

Pakai Karburator TK Racing: Kawasaki KLX150S STD Naik 3 DK (2)

Pakai Kopling Set TK Racing: Kawasaki KLX150S STD Naik 1,5 DK, Torsi Naik 0,75 Nm, Koplingnya Kuat (3)

Pakai Blok Silinder Dan Piston 58 mm TK Racing: Kawasaki KLX150S Naik 2.8 Dk (4)

 Pakai 2 Versi Koil TK Racing: Honda CB150R, Abu-abu Naik 1,4 DK, Hitam 2,6 DK, Pilih Mana?

BAGIKAN