nhk

Panigale R FE, Edisi Terakhir Mesin V-Twin Dari Ducati, Sarat Teknologi Canggih

ManiakMotor – Ducati meluncurkan Panigale R 1299 edisi terakhir di markas mereka di Borno Panigale, Italia, hari ini (11/7). Jadi, secara serentak, baik untukl versi jalan raya dan balapan, garis keluarga Panigale V-Twin berakhir. Dan peluncuran Panigale R1299 Final Edition ini sebagai bentuk penghargaan bagi mesin dua silinder sekaligus mengenang sejarah merek Italia dan superbikenya.

Pembalap Ducati Chaz Davies dan marco Melandri jajal Panigale FE mesin V-Twin terakhir

Sedikit sejarah, di arena WSBK Ducati meraih kemenangan pertama pada 1988 oleh pembalap Marco Lucchinelli dengan 851. Sekarang, prestasi itu diteruskan oleh Chaz Davioes dan Marco Melandri dengan Panigale R. Mesin dua silinder Ducati selalu menjadi pratagonis dari kejuaraan SBK dengan Desmoquattro, Testastretta, dan Superquadro.

Suspensi Ohlins massih jadi andalan

Lantas apa istimewa dari Panigale R terakhir ini? Selain tampilan yang ciamik, menggabungkan unsur Panigale 1299, Panigale R, dan Superleggera 1299. Wah, kebayang canggih dan keganasan tenaganya. Sayang, hanya diproduksi terbatas.

Untuk mesin dari Superquadro yang sama ringannya dengan Superleggera 1299. tenaga maksimum yang dimuntahkan 209HP pada 11.000 rpm dan torsi 14,5 kgm pada 9.000 rpm. Renovasinya mendapat kopling baru dari Superleggera bersamaan dengan asupan udara dengan intake optimal untuk setiap silinder.

Perhatikan knalpot dari Akrapovic titanium dengan silincer level tertinggi seperti pada

Knalpot Akropovic sama seperti di motor balap

WSBK. Untuk sasis masih sama Panigale R dan suspensi masih Ohlins dengan sepasang garpu 43mm NIX 30 USD dan belakang TTX36 disertai peredan setang yang dapat disesuaikan.

Seperti Anda bayangkan, Panigale edisi terakhir ini sarat dengan teknologi canggih. Ada pengontrol roda terangkat (DWC EVO (wheelie control), EBC (Engine Brake Control), DQS (quickshifter dan autoblipper), DTC EVO (traction Control), DDA (data logger) yang diatur oleh IMU.

Dengan berakhirnya era V-Twin, Ducati seperti dibilang CEO Ducati Claudio Domenicalli, pihaknya lagi mengerjakan mesin empat silinder. Akan bergabung di paddock WSBK pada 2019. Maliq

 

BAGIKAN