nhk

Paruh Kedua MotoGP 2019: Jarvis Desak Rossi Mundur, Ditanggapi Giacomo Agostini

Rossi, Agostini, Jerez
Agostini (kiri belakang) dan Nieto (kanan belakang) bersama Rossi, Vinakes dan Marquez

ManiakMotor – Peryantaan Lins Jarvis soal MotoGP siap ditinggal Valentino Rossi dan Yamaha tidak lagi tergantung padanya, memang bikin heboh. Ada yang mendukung ada pula yang nggak setuju dari omongan Managing Director Yamaha Motor Racing saat liburan musim panas MotoGP 2019 itu yang sudah diulas di sini.

Omongan Jarvis itu seperti mendesak Rossi pensiun. “Tidak ada yang berhak mengatakan kepada Valentino apa yang harus dilakukan. Dia sendiri yang lebih baik menganalisis situasi yang dialaminya. Ketika saya berjuang untuk posisi kedua atau ketiga dan hasilnya sangat sulit, saya sadar sendiri bahwa pengumuman pensiun sudah dekat,” papar Giacomo Agostini yang juara dunia 15 kali dari semua kelas balap motor dunia.

Bagi Agostini dengan posisi Rossi saat ini yang penggemarnya masih membludak di dunia, tentu sangat sulit membuat keputusan untuk gantung helm. “Ketika hasil tertentu sangat berat dijangkau, bahwa sesuatu telah berubah. Saya merenung saat itu, semua cara dilakukan tapi tak mendapatkan hasilnya. Mungkin situasi yang sama dialami Valentino sekarang,” tambah Agostini yang kelahiran 1942 tersebut.

Menurut Agostini, saat ini MotoGP telah mengalami perubahan generasi. Itu wajar, nama Rossi telah menghiasi panggung ini lebih dari 20 tahun, “Tetapi nasib si hebat harus kalah. Seseorang lebih baik akan muncul. Ini bukan hanya dialami oleh pembalap seperti Valentino dan saya, tapi juga seperti Muhammad Ali atau Maradona. Keduanya telah meninggalkan kekosongan karena dicintai fans-nya sangat lama dan itu akan seperti menderita meninggalkannya. Tapi penderitaan itu hanya sementara,” papar Agostini dengan bijak.

Bagi yang mendukung Rossi seperti Carlo Pernat dan papanya sendiri, Rossi diumur 40 tahun disebut masih efektif bersaing di tingkat tinggi, walau menemukan dirinya melawan yang setengah usianya. “Valentino nggak bakal mundur. MotoGP masih membutuhkannya. Kontraknya dengan Yamaha juga sampai 2020,” bela Pernat. “Valentino masih kuat, hanya soal teknis motor persoalannya sekarang. Dia masih bisa menang,” dukung ayahnya Graziano Rossi.

Tunggu saja pernyataan Rossi sendiri deh. MM

BACA JUGA

Jelang MotoGP Brno 2019: Heboh Didesak Jarvis Pensiun, Rossi Jawabnya ‘Telak’..!

Jelang MotoGP Brno 2019: Pernyataan Pers Dari Honda, Mengenai Lorenzo..?

Jelang MotoGP Brno 2019: Pernat Si Pengamat, Tak Percaya Pernyataan Jarvis Soal Rossi

Paruh Kedua MotoGP 2019: Kritikus Minta Rossi Terima Kenyataan, Dijawab Graziano Rossi

Paruh Kedua MotoGP 2019: Gelar Rossi Dicuri 2015 Dan Pengembangan M1 Fokus Pada Vinales

Paruh Musim MotoGP 2019: Quartararo Bagai Lorenzo Baru Di Yamaha? Lin Jarvis Menjawabnya..!


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353