nhk

Paruh Kedua MotoGP 2019: Karir Terburuk Rossi Bahkan Dibandingkan Saat Di Ducati

ManiakMotor – Paruh musim MotoGP 2019 yang telah dijalani Valentino Rossi, terburuk dalam karirnya. Bahkan disamakan saat dia bersama Ducati, parruh musin tahun ini masih lebih baik saat dia membela Ducati. Saat di Ducati itu disebut-sebut, prestasi Rossi terburuk sepanjang dia ikut MotoGP.

Rossi separuh balapan baru mengumpulkan 80 point. Padahal saat di Ducati yang terburuknya separuh balapan mengumpulkan angka 82, “Kesialan saya terutama jatuh tiga kali berturut. Di Sachsenring walau finish hanya ke-8. Dan parahnya, saya ketinggalan hampir 20 detik dari yang juara,” papar Rossi usai balapan di Jerman.

Rossi dalam posisi itu memang agak membela diri. Itu bisa dianalis dari pernyataannya yang bunyinya begini, “Memang umurnya saya sudah 40 tahun, tapi ketinggalan 20 detik itu sangat keterlaluan dibanding tahun lalu. Beda umur setahun tidak jauh berbeda,” papar Rossi yang artinya hanya beda setahun tidak mungkin fisik dan skill terkurang begitu jauh. Sasarannya tetap motor yang jadi persoalan.

Kesenjangan saat ini dengan pemimpin klasemen Marc Marquez adalah 105 poin. Hal begini pernah dialami Rossi saat ditinggal Jorge Lorenzo separuh musim 120 point, namun kasusnya berbeda. Saat itu atau 2010 dia patah kaki di sesi latihan bebas di GP Mugello.

Intinya di tahun inilah yang terpayah buat Rossi saat menuju musim liburan musim panas. Rossi adalah legenda balap motor dunia. Sosoknya mampu memikat dunia dan mengangkat pamor MotoGP itu sendiri di dunia. “Seperti saya, pensiun tidak pernah direncanakan dan muncul tiba-tiba. Perhitungannya adalah prestasi saya sendiri,” papar Giacomo Agostini legenda Italia lain yang rekor-rekornya jadi inspirasi Rossi tetap membalap sampai umur 40 tahun.  

Agostini dalam bicara itu melihat Rossi masih bersemangat ikut MotoGP di umur yang 40. Miolo

BAGIKAN